Bookieindonesia.com, Jakarta – MotoGP dikenal sebagai salah satu ajang balap motor paling bergengsi di dunia. Selain membutuhkan keberanian dan kemampuan teknis tinggi, olahraga ini juga memiliki risiko yang sangat besar bagi para pembalap yang melaju dengan kecepatan ekstrem di setiap seri balapan.
Meski penuh bahaya, karier di MotoGP juga bisa menghadirkan keuntungan finansial yang luar biasa. Para pembalap papan atas tidak hanya menerima gaji besar dari tim, tetapi juga memperoleh pemasukan dari sponsor, kontrak iklan, hingga berbagai bisnis pribadi.
Berkat kombinasi pendapatan tersebut, sejumlah pembalap MotoGP berhasil mengumpulkan kekayaan yang sangat besar sepanjang karier mereka. Berikut tujuh pembalap MotoGP terkaya sepanjang masa, baik yang masih aktif maupun yang telah pensiun dari lintasan balap.
1. Valentino Rossi
Legenda MotoGP asal Italia ini tetap menjadi pembalap dengan kekayaan terbesar meskipun sudah pensiun dari dunia balap. Popularitas Rossi yang mendunia membuatnya terus mendapatkan pemasukan dari berbagai kerja sama komersial.
Selain itu, akademi balap miliknya juga menjadi sumber penghasilan penting. Dengan basis penggemar yang masih sangat besar, nama Rossi tetap memiliki nilai komersial tinggi.
Total kekayaan: sekitar Rp3,39 triliun
Penghasilan tahunan: sekitar Rp417,4 miliar
2. Marc Márquez
Pembalap asal Spanyol ini menempati posisi kedua dalam daftar. Kariernya yang penuh prestasi membuatnya mendapatkan kontrak bernilai besar dari tim serta berbagai sponsor global.
Setelah bergabung dengan Ducati, Márquez juga memperoleh bonus dan kontrak baru yang nilainya sangat tinggi dibandingkan sebelumnya saat masih memperkuat Honda.
Total kekayaan: sekitar Rp584,2 miliar
Penghasilan tahunan: sekitar Rp200,3 miliar
3. Fabio Quartararo
Pembalap asal Prancis ini menjadi salah satu bintang MotoGP generasi baru dengan bayaran tertinggi. Perpanjangan kontraknya bersama Yamaha membuat Quartararo memperoleh nilai kontrak yang sangat besar.
Selain gaji dari tim, ia juga mendapatkan penghasilan dari berbagai kerja sama sponsor.
Total kekayaan: sekitar Rp333,8 miliar
Penghasilan tahunan: sekitar Rp217 miliar
4. Jorge Lorenzo
Mantan juara dunia MotoGP ini sudah pensiun dari lintasan, tetapi kekayaannya tetap besar berkat prestasi selama masa aktifnya.
Selama berkarier, Lorenzo mendapatkan pemasukan dari hadiah kemenangan, kontrak tim, hingga berbagai endorsement dari merek ternama.
Total kekayaan: sekitar Rp333,8 miliar
5. Jorge Martín
Karier Jorge Martín melonjak setelah meraih gelar juara dunia MotoGP 2024. Prestasi tersebut membuat nilai kontraknya meningkat tajam.
Kepindahannya ke Aprilia juga membawa peningkatan pendapatan yang signifikan.
Total kekayaan: sekitar Rp116,8 miliar
Penghasilan tahunan: sekitar Rp66,77 miliar
6. Maverick Viñales
Viñales dikenal sebagai salah satu pembalap yang pernah memperkuat sejumlah tim besar di MotoGP. Saat ini ia membela KTM Tech3 dan masih menjadi salah satu rider yang diperhitungkan di grid.
Pengalaman panjang di MotoGP membuatnya tetap mendapatkan gaji tinggi.
Total kekayaan: sekitar Rp166,9 miliar
Penghasilan tahunan: sekitar Rp66,7 miliar
7. Joan Mir
Juara dunia MotoGP 2020 ini masih menjadi salah satu pembalap yang memiliki pendapatan besar di ajang balap motor paling elite tersebut.
Walaupun beberapa musim terakhir tidak mudah baginya, Mir tetap memperoleh kontrak bernilai tinggi bersama Honda.
Total kekayaan: sekitar Rp133,5 miliar
Penghasilan tahunan: sekitar Rp50 miliar
Keberhasilan para pembalap tersebut menunjukkan bahwa MotoGP bukan hanya tentang prestasi di lintasan, tetapi juga peluang besar dalam dunia bisnis dan komersial. Popularitas, prestasi, serta dukungan sponsor menjadi faktor utama yang membuat para rider elite mampu meraih kekayaan luar biasa sepanjang karier mereka.
Sumber: Times of India
















