BooKieindonesia.com, Medan – Program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 yang digelar oleh Kepolisian Republik Indonesia dalam rangka Operasi Ketupat 2026 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Hingga saat ini tercatat sebanyak 32.721 orang telah mendaftar dan siap diberangkatkan menuju berbagai daerah tujuan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang mengusung slogan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa program tersebut diselenggarakan bersama Polda Metro Jaya serta jajaran Direktorat Lalu Lintas di berbagai wilayah. Tujuannya adalah untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama periode arus balik Lebaran.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas serta menekan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, yang berpotensi menambah kepadatan di jalur arus balik.
Irjen Agus menegaskan bahwa program Mudik Balik Gratis Presisi 2026 merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan perjalanan masyarakat setelah Lebaran berlangsung aman dan tertib.
Ribuan Armada Disiapkan di Berbagai Wilayah
Berdasarkan data dari Posko Operasi Ketupat 2026, ratusan armada telah disiapkan oleh berbagai Polda di Indonesia guna melayani para pemudik yang mengikuti program tersebut.
Polda Jawa Tengah menjadi wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni mencapai 13.040 orang yang diberangkatkan menggunakan 326 unit bus.
Sementara itu, Polda Sumatera Barat melayani sekitar 12.000 pemudik yang diberangkatkan dalam dua tahap perjalanan dengan dukungan 250 unit bus.
Di wilayah ibu kota, Polda Metro Jaya menyiapkan 60 bus untuk mengangkut sekitar 2.500 peserta. Kemudian Polda Sulawesi Selatan turut menyediakan 35 bus yang melayani sekitar 1.000 orang.
Polda Sumatera Selatan dan Polda Aceh juga ikut berpartisipasi dalam program ini dengan melayani masing-masing 941 peserta menggunakan 27 bus, serta 938 orang menggunakan 14 bus dan 29 kendaraan Hiace.
Sementara itu, Polda Bali menyiapkan 20 bus yang mengangkut sekitar 700 peserta. Polda Kalimantan Selatan memberangkatkan 617 pemudik menggunakan 14 bus.
Polda Jawa Timur bahkan menyediakan satu kapal KMP yang digunakan untuk mengangkut 207 penumpang bersama 81 sepeda motor.
Selain itu, sejumlah Polda lain seperti Jambi, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara, Riau, dan Bengkulu juga turut berkontribusi dalam memberangkatkan ribuan pemudik dengan armada bus yang telah melalui pemeriksaan kelayakan.
Secara keseluruhan, program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 melibatkan 663 unit bus, 29 unit kendaraan Hiace, serta satu kapal KMP untuk melayani total 32.721 peserta.
Menyasar Pekerja dan Perantau Berpenghasilan Rendah
Irjen Agus menjelaskan bahwa program mudik gratis ini diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan, seperti pekerja sektor informal, buruh, perantau dengan penghasilan terbatas, pengemudi ojek online, hingga mahasiswa.
Bus yang digunakan dalam program ini rata-rata memiliki kapasitas sekitar 50 penumpang guna memastikan kenyamanan selama perjalanan menuju daerah tujuan masing-masing.
Setiap peserta juga diwajibkan datang setidaknya tiga jam sebelum jadwal keberangkatan. Hal tersebut dilakukan agar proses registrasi ulang, pengecekan identitas, serta pengarahan keselamatan dapat dilakukan terlebih dahulu sebelum perjalanan dimulai.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian keberangkatan berjalan tertib dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara.
Bagian dari Pelayanan Polri Selama Operasi Ketupat 2026
Program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 menggunakan moda transportasi darat berupa bus yang diarahkan ke jalur-jalur prioritas arus balik, dengan penyesuaian terhadap kondisi wilayah masing-masing Polda.
Irjen Agus menambahkan bahwa program tersebut merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan Polri kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Melalui program ini diharapkan perjalanan arus balik Lebaran dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar sehingga masyarakat dapat kembali ke tempat aktivitas mereka dengan selamat.
Program Mudik Gratis Presisi 2026 sendiri menjadi bagian dari upaya Korlantas Polri bersama Polda Metro Jaya serta jajaran Dirlantas di seluruh Indonesia untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik selama perayaan Idulfitri.











