bookieindonesia.com, Makassar – Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, memberikan penilaian positif terhadap penampilan Timnas Indonesia meskipun harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1 dalam ajang FIFA Series 2026.
Pertandingan final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin malam WIB, 30 Maret 2026, menempatkan Skuad Garuda sebagai runner-up usai kalah dalam laga yang berlangsung ketat.
Klok yang menyaksikan langsung pertandingan tersebut menilai bahwa Timnas Indonesia tampil cukup baik dan mampu memberikan perlawanan sengit. Ia menyebut tim memiliki sejumlah peluang emas yang sebenarnya bisa dimaksimalkan untuk meraih kemenangan.

“Secara permainan, Indonesia tampil bagus. Ada beberapa kesempatan yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol. Sayangnya, hasil akhir belum berpihak,” ujar Klok kepada media, Kamis (2/4/2026).
Saat ditanya mengenai perkembangan tim di bawah pelatih anyar John Herdman, Klok menekankan bahwa proses adaptasi menjadi kunci utama. Ia meminta seluruh pihak, terutama suporter, untuk tetap memberikan dukungan penuh dan bersabar dalam menunggu perkembangan tim.
Menurutnya, perubahan strategi dan gaya bermain membutuhkan waktu agar dapat berjalan maksimal. Ia optimistis, seiring berjalannya waktu, Timnas Indonesia akan semakin berkembang dan tampil lebih solid.
Klok juga menyoroti bahwa meskipun waktu persiapan tergolong singkat, pelatih Herdman mampu membawa perubahan positif dalam permainan tim. Hal tersebut terlihat dari performa apik yang ditunjukkan para pemain, termasuk Jay Idzes dan rekan-rekannya, saat menghadapi Bulgaria yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi.
“Saya yakin ke depannya permainan tim akan semakin meningkat. Melawan Bulgaria saja sudah terlihat kualitas permainan yang bagus,” tutupnya.
Sebagai informasi, FIFA Series 2026 menjadi debut John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Dalam turnamen tersebut, Timnas Indonesia sebelumnya meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis sebelum akhirnya kalah tipis di partai final.












