Titik Terang Paspoortgate: Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Berpeluang Kembali Bermain di Belanda

Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Berpeluang Kembali Bermain di Liga Belanda

BooKieindonesia.com, Medan – Kabar positif datang untuk kasus “paspoortgate” yang sebelumnya membuat beberapa pemain Indonesia kesulitan bermain di Liga Belanda. Justin Hubner dan tiga rekannya kini berpeluang kembali merumput setelah proses administrasi mulai menemukan titik terang.

Masalah ini muncul karena polemik izin tinggal yang membuat status mereka dianggap sebagai pemain non-Uni Eropa. Saat ini, pihak terkait di Belanda tengah merancang solusi agar pemain yang lahir dan besar di negara tersebut dapat memperoleh izin tinggal permanen.

Jika kebijakan ini disetujui, status mereka tidak lagi masuk kategori pemain non-Uni Eropa. Hambatan administratif yang selama ini menghambat karier mereka pun berpotensi segera teratasi.

Koordinasi untuk Solusi

Koordinasi antara berbagai pihak terus dilakukan agar langkah yang diambil sesuai regulasi dan prinsip keadilan. Eredivisie CV, sebagai perwakilan klub-klub kasta tertinggi Belanda, aktif berkomunikasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Imigrasi dan Naturalisasi (IND), untuk mempercepat proses pemulihan status para pemain.

“Ada harapan besar bahwa pemain yang terdampak ‘paspoortgate’ akan kembali memenuhi syarat bermain dalam beberapa minggu ke depan, tanpa harus mengikuti aturan pemain non-Uni Eropa,” tulis laporan resmi ESPN Belanda.

Kebijakan ini penting karena terkait izin kerja dan beban gaji minimum. Jika status pemain kembali pulih, klub tidak lagi terbebani aturan gaji tinggi untuk pemain non-Uni Eropa.

“Dengan begitu, mereka tidak perlu memiliki izin kerja khusus dan tidak harus memenuhi syarat gaji tinggi, namun tetap bisa bermain untuk negara seperti Indonesia atau Suriname,” jelas laporan tersebut.

Meski demikian, kepastian tetap menunggu keputusan resmi dari pemerintah Belanda, sehingga semua pihak diminta bersabar hingga proses administrasi selesai.

Tetap Hati-hati

Kasus ini juga menyingkap adanya informasi yang kurang tepat terkait status kewarganegaraan pemain. Jurnalis ESPN, Christian Willaert, menyebut ada pihak yang mendorong pemain segera mengurus paspor Belanda dengan janji kemudahan di masa depan.

Baca Juga :  Marc Klok Apresiasi Performa Timnas Indonesia Meski Kalah Tipis dari Bulgaria

“Perwakilan yang membujuk mereka mengatakan mereka harus segera mengajukan paspor Belanda, sehingga selama sepuluh tahun ke depan bisa bebas bepergian di Eropa dan tidak mengalami masalah dengan izin kerja,” tutur Willaert.

Situasi ini dinilai dapat menjadi pertimbangan hukum karena menyangkut aspek keadilan. Dalam sistem hukum Belanda, unsur kewajaran menjadi faktor penting dalam menilai suatu kasus.

“Hukum Belanda selalu mempertimbangkan aspek kewajaran dan keadilan,” tegas Willaert.

Ia juga mengkritik sikap organisasi klub profesional Belanda (FBO) yang dinilai kurang mendukung para pemain. Bahkan beberapa klub sempat menonaktifkan pemain dari latihan dan pertandingan.

“Seharusnya bisa ditegaskan bahwa mereka mendukung kelayakan bermain yang telah diberikan di awal musim. Saya cukup terkejut mereka tidak melakukan itu,” pungkas Willaert.

Nasib Empat Pemain Indonesia

Hingga kini, empat pemain Timnas Indonesia masih menunggu kepastian, yaitu Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens. Keempatnya sempat dinonaktifkan sementara oleh klub masing-masing.

Masalah ini bermula dari protes yang diajukan NAC Breda setelah kalah 0-6 dari Go Ahead Eagles. NAC Breda mempertanyakan status Dean James yang dianggap tidak memenuhi ketentuan gaji minimum pemain non-Uni Eropa.

Sesuai regulasi Eredivisie, pemain non-Uni Eropa wajib memiliki gaji minimal 600 ribu euro per tahun. Jika syarat tersebut tidak terpenuhi, status kelayakan bermain dapat dipermasalahkan secara hukum.

Dengan perkembangan terbaru, peluang keempat pemain ini untuk kembali bermain semakin terbuka. Namun keputusan final tetap bergantung pada kebijakan resmi pemerintah Belanda.

Writer: tim redaksi bookieindonesia.comEditor: tim editor bookieindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *