BookieIndonesia, Medan — Pembalap muda Indonesia, Arai Agaska, mengambil banyak pelajaran dari penampilan perdananya di ajang World Supersport 300 Championship musim 2026. Seri pembuka tersebut berlangsung di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, pada 27–29 Maret 2026.
Tampil bersama tim ProGP NitiRacing, Arai mengakui masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi, khususnya dalam memahami karakter motor Yamaha R7 yang digunakannya di kejuaraan tersebut.
Dalam dua balapan yang dijalani, pembalap berusia 18 tahun asal Lombok ini finis di posisi ke-20 pada balapan pertama dan ke-23 pada balapan kedua. Hasil tersebut menjadi pengalaman awal yang penting baginya untuk memahami karakter lintasan Portimao yang teknis sekaligus persaingan ketat di level internasional.
Selain adaptasi terhadap motor, Arai juga menyoroti pentingnya mengelola kondisi ban selama balapan. Ia menyadari masih perlu meningkatkan kemampuan dalam menjaga performa ban agar tetap optimal hingga akhir lomba.
Fokus Latihan untuk Seri Berikutnya
Setelah menjalani debutnya, Arai berencana melanjutkan program latihan di Eropa. Salah satu agenda yang akan dijalani adalah sesi latihan di Sirkuit Misano guna meningkatkan performa sekaligus memperkuat kondisi fisik.
Ia menegaskan bahwa pengalaman di Portimao menjadi bekal penting untuk menghadapi tujuh seri selanjutnya, dengan harapan bisa meraih hasil yang lebih kompetitif.
“Saya mendapatkan banyak pelajaran dari balapan di Portimao, terutama dalam memahami Yamaha R7 untuk kebutuhan balap. Saya masih perlu lebih banyak latihan, termasuk di Misano, sekaligus meningkatkan fisik agar bisa tampil lebih baik di seri berikutnya,” ujar Arai.
Dukungan dan Evaluasi dari Yamaha Indonesia
Pihak Yamaha Indonesia Motor Manufacturing juga memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan Arai. Manager Motorsport YIMM, Wahyu Rusmayadi, menyebut bahwa debut di Portimao menjadi titik awal penting untuk proses evaluasi.
Menurutnya, tim telah melakukan berbagai analisis untuk memperbaiki performa di seri berikutnya. Program latihan tambahan di Eropa juga telah disiapkan guna mendukung peningkatan kemampuan pembalap muda tersebut.
“Kami sudah melakukan evaluasi dari seri pembuka di Portimao. Latihan tambahan di Eropa menjadi bagian dari persiapan untuk meningkatkan performa. Kami berharap hasilnya bisa terlihat di seri-seri selanjutnya,” jelas Wahyu.











