bookieindonesia.com, Jakarta Klub raksasa Belanda, PSV Eindhoven, resmi mengamankan gelar juara Eredivisie 2025-2026. Kepastian ini datang bahkan tanpa harus bertanding, setelah rival terdekat mereka, Feyenoord, gagal meraih kemenangan di pekan ke-29.
Feyenoord hanya mampu bermain imbang 0-0 saat bertandang ke markas FC Volendam pada Minggu (5/4/2026). Hasil tersebut menjadi “hadiah” bagi PSV, yang sehari sebelumnya sukses meraih kemenangan dramatis 4-3 atas FC Utrecht.
Dengan tambahan tiga poin itu, PSV memperlebar jarak menjadi 18 angka. Meski Feyenoord sempat memangkas selisih menjadi 17 poin, situasi tersebut tetap tidak cukup untuk menjaga asa juara.
Dengan hanya lima pertandingan tersisa, tim asuhan Robin van Persie sudah tidak mungkin mengejar perolehan poin PSV. Secara matematis, Feyenoord hanya bisa mengakhiri musim dengan maksimal 69 poin, sementara PSV telah mengoleksi 71 angka.
Keberhasilan ini memastikan PSV meraih tiga gelar Eredivisie secara beruntun setelah sebelumnya juga berjaya pada musim 2023-2024 dan 2024-2025. Dominasi klub berjuluk Rood-witten ini pun semakin tak terbendung di kompetisi domestik.
Secara keseluruhan, ini menjadi gelar liga ke-27 dalam sejarah PSV, menjadikannya salah satu klub tersukses di Belanda, meski masih berada di bawah Ajax Amsterdam yang memegang rekor dengan 36 trofi.
Menariknya, gelar musim ini juga mencatatkan sejarah baru. Di bawah arahan pelatih Peter Bosz, PSV memastikan gelar juara pada awal April—sekitar satu setengah bulan sebelum kompetisi berakhir.
Pencapaian tersebut memecahkan rekor sebelumnya yang juga dipegang PSV saat menjadi juara pada 1978. Kini, mereka resmi menjadi tim dengan gelar tercepat dalam sejarah Eredivisie.
Keberhasilan ini tak lepas dari konsistensi performa tim sepanjang musim. PSV tampil dominan sejak awal dan nyaris tanpa pesaing serius dalam perebutan gelar.
Perayaan juara pun telah dijadwalkan berlangsung pada 7 April, menjadi momen spesial bagi para pemain dan pendukung setia mereka.











