BooKieindonesia.com, Medan – Ambisi Irlandia Utara untuk kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian panjang kini berada di tangan Michael O’Neill. Namun, jalan menuju turnamen terbesar itu tidaklah mudah.
Mereka akan menghadapi tantangan besar saat bertemu Italia pada semifinal playoff Piala Dunia 2026. Laga yang digelar di New Balance Arena ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Irlandia Utara.
Meski Italia datang sebagai tim unggulan, O’Neill justru melihat situasi tersebut sebagai peluang. Menurutnya, tekanan besar yang saat ini membebani skuad Gli Azzurri bisa menjadi keuntungan tersendiri.
Italia memang tengah berada dalam sorotan setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022. Tekanan publik membuat mereka dituntut untuk tidak kembali mengalami kegagalan.
O’Neill pun menegaskan bahwa tekanan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Italia. Ia memilih fokus pada strategi timnya sendiri ketimbang terlibat dalam perang komentar di media.
Menurutnya, pendekatan taktik di lapangan akan menjadi penentu utama. Ia ingin timnya tampil disiplin dan mampu menambah tekanan kepada lawan melalui permainan, bukan sekadar narasi.
Target utama Irlandia Utara adalah membuat tuan rumah frustrasi sepanjang pertandingan. Jika strategi ini berhasil, dukungan publik di Bergamo bisa berubah menjadi tekanan bagi pemain Italia sendiri.
Masalah Cedera Menghantui Lini Belakang
Persiapan Irlandia Utara tidak berjalan mulus. Bek andalan mereka, Dan Ballard, dipastikan absen akibat cedera hamstring yang dialaminya saat bermain di level klub.
Sebagai pengganti, Tom Atcheson dipanggil untuk memperkuat tim. Kehilangan Ballard menjadi pukulan berat, terutama setelah sebelumnya Conor Bradley juga harus menepi karena cedera.
Situasi ini memaksa O’Neill meracik ulang lini pertahanan untuk meredam agresivitas serangan Italia.
Kabar Baik dari Lini Tengah
Di tengah masalah cedera, kabar positif datang dari Ali McCann yang sudah kembali berlatih penuh dan siap tampil.
Selain itu, dua pemain muda, Pierce Charles dan Shea Charles, juga telah kembali dan siap memperkuat tim.
Kehadiran mereka memberikan tambahan opsi bagi O’Neill dalam menyusun strategi, terutama untuk menjaga keseimbangan tim saat menghadapi tekanan besar.
Pertandingan ini tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kekuatan mental. Bermain di kandang lawan melawan tim besar seperti Italia menuntut keberanian serta ketenangan untuk memanfaatkan setiap peluang.
Skuad Irlandia Utara
Kiper:
- Bailey Peacock-Farrell
- Conor Hazard
- Pierce Charles
- Josh Clarke
Bek:
- Paddy McNair
- Tom Atcheson
- Ciaron Brown
- Trai Hume
- Brodie Spencer
- Eoin Toal
- Ruairi McConville
- Terry Devlin
Gelandang:
- George Saville
- Ali McCann
- Shea Charles
- Isaac Price
- Paul Smyth
- Ethan Galbraith
- Justin Devenny
- Brad Lyons
- Jamie Donley
- Jamie McDonnell
- Patrick Kelly
- Kieran Morrison
Penyerang:
- Josh Magennis
- Dion Charles
- Callum Marshall
- Jamie Reid







