bookieindonesia.com, Bukittinggi Performa tim pabrikan Ducati Lenovo Team pada awal musim MotoGP 2026 belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan. Dalam tiga seri pembuka, hasil yang diraih masih jauh dari kata dominan meskipun diperkuat dua pembalap top, yakni Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Sorotan utama tertuju pada Marquez, yang datang sebagai juara bertahan kelas utama. Namun, pembalap berjuluk “The Baby Alien” itu belum mampu menembus podium pada balapan utama sejauh ini. Hasil terbaiknya justru hadir di sesi sprint race, termasuk finis kedua di seri pembuka di Thailand serta kemenangan pada sprint di Brasil.
Sayangnya, performa tersebut belum mampu diterjemahkan ke balapan utama. Marquez sempat gagal finis di seri pembuka, lalu hanya mampu menempati posisi keempat dan kelima pada dua balapan berikutnya. Kondisi ini memunculkan pertanyaan soal kesiapan fisiknya, mengingat ia sebelumnya mengalami kecelakaan di MotoGP Indonesia musim lalu.
Masalah juga menghampiri Marquez saat tampil di MotoGP Amerika, di mana ia kembali mengalami crash pada sesi latihan bebas pertama. Hal ini semakin mempertegas bahwa performanya belum sepenuhnya stabil.
Di sisi lain, Ducati juga belum mendapatkan kontribusi maksimal dari Bagnaia yang masih kesulitan menemukan performa terbaiknya. Situasi ini semakin rumit karena tekanan dari rival mulai meningkat.
Aprilia Racing tampil impresif melalui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Keduanya sukses membawa motor RS-GP meraih hasil gemilang dengan finis 1-2 dalam dua seri berturut-turut di Brasil dan Amerika, sekaligus menandai peningkatan signifikan performa Aprilia.
Melihat kondisi ini, mantan pembalap Moto2, Thomas Luthi, turut memberikan pandangannya. Rider asal Swiss yang pernah membela Mandalika SAG Team tersebut menilai bahwa Marquez masih memiliki kapasitas untuk membantu Ducati tetap kompetitif.
Menurutnya, pengalaman dan kemampuan Marquez bisa menjadi faktor penting dalam menutupi kekurangan motor Ducati dalam jangka waktu tertentu. Namun, ia juga mengingatkan bahwa dominasi Ducati kini mulai terancam oleh kebangkitan Aprilia.
Luthi menilai bahwa kegagalan Marquez bersinar di Austin, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sirkuit favoritnya, menjadi sinyal peringatan serius. Ia menegaskan bahwa Ducati harus segera berbenah jika tidak ingin kehilangan posisi terdepan di MotoGP.











