BooKieindonesia.com, Medan – Persib Bandung menunjukkan performa impresif di BRI Super League 2025/2026, tidak hanya tajam di lini depan, tetapi juga sangat solid di belakang.
Hingga pekan ke-25, Persib baru kebobolan 14 gol, catatan terbaik di seluruh kompetisi. Ketangguhan lini pertahanan ini sejalan dengan posisi mereka di klasemen, yang saat ini memimpin dengan 58 poin, unggul empat angka dari Borneo FC. Stabilitas inilah yang menjadi faktor penting dalam persaingan gelar musim ini.
Lini Belakang yang Solid dan Peran Kiper
Keberhasilan Persib tidak hanya terletak pada kemampuan individu, tapi juga kerja sama antar pemain. Julio Cesar menilai pertahanan Persib sebagai unit yang kompak dan tangguh.
“Lini belakang sangat solid. Pato [Matricardi] dan Barba bermain luar biasa, Dion [Markx] dan Teja juga tampil hebat,” ujar Julio Cesar.
“Saat saya bermain, saya bisa membantu tim, dan kami juga memiliki dua bek sayap yang sangat bagus.”
Peran Teja Paku Alam sebagai kiper utama juga menjadi benteng terakhir yang memberikan rasa aman bagi tim, memastikan lawan kesulitan menembus pertahanan.
Disiplin Tim Jadi Pembeda
Keunggulan Persib bukan hanya soal pemain individu, tetapi juga sistem permainan yang diterapkan dengan disiplin tinggi oleh pelatih Bojan Hodak. Semua pemain memahami peran masing-masing, bahkan penyerang turut membantu pertahanan, membuat lawan sulit mengembangkan permainan.
“Kami melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Penyerang seperti Barros dan Ramon juga membantu bertahan, semuanya bekerja sama sebagai tim,” ungkap Julio.
Dengan sembilan laga tersisa, fokus Maung Bandung tetap terjaga. Setiap pertandingan dianggap sebagai langkah penting menuju gelar.
“Kami punya sembilan laga final dan sekarang fokus dulu menghadapi Semen Padang. Semuanya harus dilalui step by step,” tambah Julio.









