bookieindonesia.com, Malang Persaingan untuk menjadi pelatih timnas Ghana jelang Piala Dunia 2026 benar-benar memanas. Tidak tanggung-tanggung, lebih dari 600 pelamar disebut telah mengajukan diri hanya dalam waktu sehari setelah kursi pelatih dikosongkan.
Situasi ini muncul setelah Otto Addo resmi diberhentikan בעקבות hasil buruk yang dialami tim dalam beberapa laga terakhir. Rentetan kekalahan dari Jepang, Korea Selatan, Austria, hingga Jerman membuat posisi pelatih tak lagi aman.
Presiden Ghana Football Association, Kurt Okraku, mengungkapkan bahwa pihaknya kini dibanjiri lamaran dari berbagai pelatih dunia. Namun, memilih sosok yang tepat bukan perkara mudah.
Di tengah banyaknya nama yang muncul, perhatian publik justru tertuju pada Joachim Loew. Sosok yang pernah membawa Timnas Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 itu dikabarkan masuk dalam daftar kandidat potensial.
Meski sudah cukup lama tidak melatih sejak meninggalkan Jerman pada 2021, Loew ternyata belum benar-benar menutup pintu untuk kembali ke dunia sepak bola. Ia bahkan mengaku masih menunggu tawaran yang benar-benar menarik.
Sebelumnya, Loew sempat menolak sejumlah tawaran, termasuk dari Uzbekistan yang akhirnya memilih Fabio Cannavaro sebagai pelatih.
Menariknya, peluang melatih Ghana tidak sepenuhnya ia tolak. Meski belum ada komunikasi resmi, Loew memberi sinyal terbuka untuk kemungkinan tersebut.
Namun, jika benar ditunjuk, tantangan besar sudah menanti. Waktu persiapan menuju Piala Dunia 2026 tinggal sekitar dua bulan—situasi yang jelas tidak ideal bagi pelatih baru.
Ghana hanya memiliki dua laga uji coba sebagai pemanasan, sebelum akhirnya harus bertarung di fase grup menghadapi Panama, Inggris, dan Kroasia.
Dengan tekanan tinggi, waktu yang sempit, serta ekspektasi besar dari publik, siapapun pelatih terpilih akan menghadapi ujian berat sejak hari pertama.
Apakah Joachim Loew akan menjadi jawaban bagi Ghana? Atau justru kejutan lain yang akan muncul dari ratusan kandidat?











