Musim Liverpool di Mata Alexis Mac Allister: Ekspektasi Tinggi Berujung Kekecewaan

Mac Allister akui Liverpool gagal memenuhi ekspektasi besar musim 2025/2026

BooKieindonesia.com, Medan – Musim 2025/2026 menjadi periode yang berat bagi Liverpool di berbagai kompetisi. Harapan besar yang sempat muncul di awal musim justru tidak berbanding lurus dengan performa di lapangan.

Dengan dukungan investasi besar di bursa transfer, Liverpool diprediksi mampu kembali bersaing di papan atas. Namun kenyataannya, performa mereka cenderung tidak stabil sepanjang musim.

Hasil negatif terus berdatangan di berbagai ajang, membuat posisi Liverpool di klasemen Liga Inggris bahkan kesulitan menembus zona empat besar.

Puncak kekecewaan terjadi ketika mereka tersingkir dari Liga Champions UEFA setelah dikalahkan oleh Paris Saint-Germain di Anfield. Kekalahan tersebut menjadi simbol merosotnya performa Liverpool musim ini.


PSG Hentikan Langkah Liverpool di Eropa

Pada leg kedua perempat final, Liverpool kembali gagal membalikkan keadaan saat menjamu PSG di Anfield. Mereka harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-2.

Hasil tersebut membuat Liverpool tersingkir dengan agregat 0-4. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini.

Meski tampil lebih agresif dibanding leg pertama, Liverpool tetap kesulitan menembus pertahanan lawan. PSG tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada.

“ Kami mencoba lebih menekan, bermain lebih agresif, dan menciptakan peluang, tetapi kami menghadapi tim yang sangat kuat. Hasilnya harus kami terima dan memberi selamat kepada lawan,” ujar Mac Allister kepada Sport TV, dikutip dari Liverpool Echo.


Mac Allister Akui Musim Sulit Liverpool

Alexis Mac Allister mengakui bahwa musim ini jauh dari harapan awal tim. Ia menyebut dirinya tidak menyangka Liverpool akan mengalami kesulitan sebesar ini.

Sebelum musim dimulai, optimisme tinggi menyelimuti skuad asuhan Arne Slot. Status sebagai juara bertahan Liga Inggris serta aktivitas transfer yang agresif membuat mereka diprediksi bersaing di semua kompetisi.

Baca Juga :  Prediksi Tottenham Hotspur vs Crystal Palace – 6 Maret 2026 Premier League

Namun kenyataan di lapangan berbeda jauh. Liverpool kesulitan menjaga konsistensi dan telah menelan banyak kekalahan, membuat posisi mereka terpuruk di papan klasemen.

“Ini musim yang sulit dan penuh tantangan. Jika ditanya di awal musim, saya tentu berharap kami bisa bersaing dan memenangkan banyak trofi, tetapi kenyataannya tidak seperti itu,” kata Mac Allister.


Tragedi Diogo Jota Bukan Alasan Utama

Di tengah musim yang berat, Liverpool juga kehilangan penyerang mereka, Diogo Jota, yang meninggal secara tragis. Situasi ini tentu memberikan dampak emosional bagi tim.

Namun Mac Allister menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan utama atas penurunan performa Liverpool musim ini. Menurutnya, ada banyak faktor teknis lain yang turut memengaruhi hasil di lapangan.

Ia menekankan pentingnya tanggung jawab tim untuk segera bangkit dan memperbaiki situasi.

“Kami harus terus bekerja dan tidak menjadikan situasi ini sebagai alasan. Tentu kami masih mengingat Diogo Jota, tetapi bukan itu penyebab utama musim yang sulit ini,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *