Berita  

Cak Imin Gaspol! BUMN Diminta Turun Tangan Cetak PMI Kelas Dunia, Siap Kuasai Pasar Global

Program SMK Go Global digeber! Ratusan tenaga kerja muda Indonesia langsung diterbangkan ke Jepang, sinyal kuat RI serius jadi pemain global.

Cak Imin Gaspol! BUMN Diminta Turun Tangan Cetak PMI Kelas Dunia, Siap Kuasai Pasar Global
Cak Imin Gaspol! BUMN Diminta Turun Tangan Cetak PMI Kelas Dunia, Siap Kuasai Pasar Global

bookieindonesia.com, Malang Langkah besar kembali diambil pemerintah untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah internasional. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, secara tegas mengajak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk ikut ambil bagian dalam mencetak Pekerja Migran Indonesia (PMI) berkualitas global.

Ajakan tersebut bukan sekadar wacana. Cak Imin mendorong agar BUMN memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pelatihan dan persiapan tenaga kerja Indonesia agar siap bersaing di luar negeri melalui program unggulan SMK Go Global.

Pernyataan itu disampaikan saat acara pelepasan ratusan calon PMI ke Jepang yang digelar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan BUMN untuk menciptakan SDM unggul.

“Kita akan terus dorong BUMN agar semakin aktif menyiapkan tenaga kerja yang siap kerja di luar negeri,” tegasnya.

Tak hanya mengandalkan BUMN, pemerintah juga tengah mengupayakan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana tersebut nantinya akan difokuskan untuk mendukung berbagai kebutuhan penting, mulai dari pelatihan, pembekalan keterampilan, hingga kesiapan mental tenaga kerja sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Cak Imin menambahkan, dukungan ini mencakup berbagai program pelatihan berkelanjutan dan peningkatan kualitas kompetensi agar para pekerja Indonesia tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu bersaing dan unggul di pasar global.

Menariknya, program SMK Go Global ini juga mendapat perhatian serius dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah benar-benar fokus membangun ekosistem tenaga kerja berstandar internasional.

Dalam konteks ini, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) didorong untuk segera bertransformasi. Cak Imin menilai, SMK harus mampu menyesuaikan kurikulum dan sistem pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan industri global.

Baca Juga :  Prediksi Bola 03 Nov – 04 Nov 2024

“SMK tidak punya pilihan selain berbenah. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan agar talenta kita siap bersaing di dunia internasional,” ujarnya.

Sebagai bukti nyata implementasi program tersebut, sebanyak 200 calon PMI resmi diberangkatkan ke Jepang. Mereka akan bekerja melalui skema Specified Skilled Worker (SSW), khususnya di sektor manufaktur—sektor yang dikenal memiliki standar tinggi dan membutuhkan tenaga kerja terampil.

Keberangkatan ini menjadi fase awal dari program besar SMK Go Global yang bertujuan mencetak tenaga kerja Indonesia berkualitas tinggi sekaligus memperkuat citra positif SDM Indonesia di mata dunia.

Para peserta diberangkatkan melalui berbagai jalur kolaborasi. Sebanyak 50 orang difasilitasi melalui program CSR PT Angkasa Pura, 30 orang melalui CSR PT Kereta Api Indonesia, sementara 120 lainnya melalui dukungan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membuka lebih banyak peluang kerja di luar negeri sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia di era globalisasi.

Dengan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan lembaga pendidikan, Indonesia kini semakin serius mempersiapkan generasi muda untuk tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga menjadi talenta unggulan yang mampu bersinar di panggung dunia. 🚀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *