Chelsea Disorot Gara-Gara Ritual Huddle, Liam Rosenior Beri Klarifikasi Tegas

Rosenior klarifikasi huddle Chelsea, tegaskan bukan provokasi lawan

Bookieindonesia.com, Medan – Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, angkat bicara mengenai ritual lingkaran pemain atau huddle yang dilakukan timnya sebelum pertandingan. Aksi tersebut menjadi sorotan publik setelah laga kontra Newcastle, ketika wasit Paul Tierney sempat berada di tengah kerumunan pemain.

Beberapa pengamat menilai ritual itu bisa dianggap provokatif karena dilakukan di tengah lapangan sebelum sepak mula. Namun Rosenior menegaskan, tujuan dari huddle hanyalah untuk menunjukkan solidaritas dan kebersamaan para pemain.

Perdebatan muncul di saat Chelsea seharusnya fokus menghadapi leg kedua 16 besar Liga Champions melawan PSG. The Blues sedang tertinggal tiga gol, sehingga Rosenior menilai kontroversi seputar huddle terlalu dilebih-lebihkan.

Belum ada kepastian apakah ritual tersebut akan tetap dilakukan saat Chelsea menjamu PSG. Rosenior menegaskan keputusan mengenai lokasi berkumpul para pemain akan diputuskan menjelang pertandingan.

Rosenior: Huddle Bukan untuk Intimidasi

Pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa ritual huddle tidak dimaksudkan untuk mengintimidasi lawan. Menurutnya, ada hal-hal yang lebih penting untuk difokuskan daripada posisi pemain saat berkumpul.

Ia menekankan bahwa huddle adalah cara tim menunjukkan persatuan dan kekompakan. Meski demikian, Rosenior juga memastikan kebiasaan ini tidak akan menimbulkan kontroversi yang merugikan Chelsea.

“Saya rasa ini terlalu dibesar-besarkan. Ada hal-hal yang jauh lebih penting, seperti laga besar melawan PSG,” ujar Rosenior.

Ia menambahkan bahwa para pemain hanya ingin menampilkan kebersamaan tim, sementara keputusan apakah ritual tetap dilakukan akan diputuskan sebelum kick-off.

Cedera Kapten Tim Menambah Masalah

Selain sorotan soal huddle, Chelsea juga menerima kabar kurang menyenangkan dari ruang medis. Kapten tim, Reece James, dipastikan absen karena cedera hamstring yang didapat saat melawan Newcastle.

Baca Juga :  Statistik Menarik Chelsea vs PSG: Tantangan Berat The Blues di Stamford Bridge

Cedera ini menjadi pukulan tersendiri karena James baru menandatangani kontrak jangka panjang dengan klub. Situasi bertambah sulit karena penggantinya, Malo Gusto, juga diragukan tampil akibat masalah kesehatan.

“Reece merasakan cedera pada hamstring di akhir laga melawan Newcastle. Cedera semacam ini tentu tidak menyenangkan,” jelas Rosenior.

Kehilangan kapten jelas berdampak besar bagi tim. Rosenior masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan berapa lama James akan menepi.

“Kami menyadari betapa pentingnya dia bagi tim ini. Dia adalah kapten kami,” tegasnya.

Chelsea Siap Fokus Hadapi PSG

Di tengah berbagai gangguan, Rosenior tetap berusaha menjaga fokus tim. Ia bahkan berencana mengadakan pertemuan dengan PGMOL untuk membahas beberapa keputusan wasit yang dianggap merugikan Chelsea belakangan ini.

Namun, prioritas utama tetap pada laga kontra PSG. Chelsea butuh performa sempurna untuk membalikkan keadaan setelah kalah 2-5 di leg pertama di Paris.

“Kami menghadapi pertandingan besar melawan PSG besok. Ini kesempatan untuk melakukan sesuatu yang istimewa,” kata Rosenior.

Ia menekankan bahwa menghadapi PSG membutuhkan konsentrasi penuh sepanjang 90 menit, dan meminta semua pihak memusatkan perhatian pada performa tim di lapangan.

“Kami harus tampil sempurna. Itu yang menjadi fokus utama kami,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *