Berita  

Kapolri Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak pada Hari Perdana Operasi Ketupat 2026

Pejabat lintas kementerian ikut memantau kesiapan layanan penyeberangan bagi pemudik menuju Sumatera

Kapolri cek arus mudik Pelabuhan Merak 2026
Kapolri cek arus mudik Pelabuhan Merak 2026
https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2025/03/26/1000045527.jpg

Bookieindonesia.com, Jakarta – Hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dimanfaatkan oleh Listyo Sigit Prabowo untuk meninjau langsung situasi arus mudik di Pelabuhan Merak, Jumat (13/3/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas dan fasilitas penyeberangan dalam melayani masyarakat yang hendak pulang kampung menjelang Lebaran.

Kapolri tiba di pelabuhan sekitar pukul 09.30 WIB bersama sejumlah pejabat tinggi negara. Turut hadir Pratikno, Tito Karnavian, Dudy Purwagandhi, serta Panglima TNI Agus Subiyanto.

Rombongan meninjau sejumlah titik pelayanan di pelabuhan sekaligus memantau kesiapan armada kapal yang akan mengangkut pemudik menuju Pulau Sumatera.

Aktivitas Penyeberangan Mulai Ramai

Pada pagi hari, aktivitas di kawasan pelabuhan terutama di Dermaga Eksekutif sudah mulai dipadati kendaraan yang hendak menyeberang.

Berbagai jenis kendaraan terlihat memadati area tunggu, mulai dari mobil pribadi, bus antarkota, hingga penumpang pejalan kaki. Sebagian besar kendaraan yang mengantre tercatat berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah pemudik di ruang tunggu. Ia menanyakan kondisi perjalanan mereka serta memastikan layanan keamanan dan kenyamanan berjalan dengan baik.

Selain memantau area pelabuhan, rombongan pejabat juga mengecek kapal yang bersiap berangkat. Di dalam kapal, sejumlah penumpang sudah menempati tempat duduk untuk perjalanan menuju Pulau Sumatera.

Empat Pelabuhan Disiapkan untuk Arus Mudik

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Idul Fitri 2026, pemerintah telah menyiapkan empat pelabuhan di wilayah Banten sebagai jalur penyeberangan utama menuju Sumatera.

Kapolda Banten Hengki menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan kesiapan seluruh fasilitas di pelabuhan-pelabuhan tersebut. Hasilnya, semua pelabuhan dinilai siap melayani pergerakan pemudik.

Salah satu pelabuhan yang disiapkan adalah Pelabuhan Bandar Bakau Jaya yang difokuskan untuk kendaraan berat seperti truk dengan tiga sumbu atau lebih, yakni kendaraan golongan 7, 8, dan 9.

Baca Juga :  Program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 Diserbu Masyarakat, Lebih dari 32 Ribu Pemudik Diberangkatkan

Sementara itu, pemudik yang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan pribadi diarahkan melalui Pelabuhan Merak.

Untuk kendaraan roda dua dan truk pengangkut kebutuhan pokok, pemerintah menyiapkan layanan penyeberangan melalui Pelabuhan Ciwandan.

Selain itu, Krakatau Bandar Samudra disiapkan sebagai pelabuhan alternatif atau kontingensi. Pelabuhan ini akan digunakan jika kepadatan kendaraan golongan tertentu meningkat hingga menyebabkan antrean panjang di jalur utama.

Posko Mudik Siaga 24 Jam

Di luar kesiapan pelabuhan, aparat kepolisian bersama instansi terkait juga mendirikan sejumlah posko pengamanan di sepanjang jalur menuju pelabuhan.

Posko-posko tersebut akan beroperasi selama 24 jam dan dijaga oleh personel gabungan dari kepolisian, TNI, petugas perhubungan, hingga tenaga kesehatan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik serta memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju Sumatera melalui jalur penyeberangan Banten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *