Kees Smit Buat Klub Inggris Kecewa, Lebih Memilih Spanyol Meski Diminati Banyak Raksasa

Gelandang muda AZ Alkmaar ini menolak godaan klub Premier League demi mengejar mimpi bermain di La Liga.

BooKieindonesia.com, Medan – Persaingan untuk mendapatkan tanda tangan gelandang muda AZ Alkmaar, Kees Smit, semakin sengit dalam beberapa bulan terakhir. Pemain berusia 20 tahun tersebut kini menjadi incaran sejumlah klub top Eropa yang siap mengeluarkan dana besar demi merekrutnya.

Namanya bahkan sempat dikaitkan dengan beberapa klub Premier League serta raksasa Spanyol seperti Real Madrid. Nilai transfernya diperkirakan bisa mencapai €60 juta, menjadikannya salah satu talenta muda paling menarik di bursa transfer.

Performa konsisten Smit di lini tengah AZ Alkmaar menjadi alasan utama banyak klub tertarik. Meski masih muda, ia sudah menunjukkan kualitas permainan yang matang dan visi bermain yang luar biasa.

Namun, di tengah banyaknya tawaran menggiurkan, Smit justru memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia mengungkapkan preferensi karier yang berpotensi mengubah arah masa depannya.

Lebih Memilih La Liga

Ketertarikan klub-klub Inggris seperti Newcastle United, Manchester United, Liverpool, dan Arsenal rupanya belum cukup untuk mengubah keinginannya. Smit justru memiliki impian untuk bermain di La Liga.

Menurutnya, kompetisi di Spanyol menawarkan daya tarik tersendiri yang tidak ia rasakan di Inggris. Faktor gaya hidup dan cuaca menjadi pertimbangan penting dalam pilihannya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak awal, Spanyol memang sudah menjadi tujuan ideal dalam kariernya. Meski begitu, ia sempat mempertimbangkan untuk tetap bermain di Belanda sebelum akhirnya membuka peluang ke luar negeri.

Smit menyebut bahwa bermain di La Liga akan menjadi pengalaman yang menyenangkan, terutama karena ia lebih menyukai cuaca hangat dibandingkan kondisi dingin dan hujan yang sering ia alami saat ini.

Pernah Menolak Tawaran Klub Besar

Menariknya, Smit ternyata pernah mendapatkan pendekatan dari dua klub besar Spanyol, Barcelona dan Real Madrid. Namun, saat itu ia memilih bertahan di AZ Alkmaar.

Baca Juga :  Talenta Muda Asia yang Berpotensi Bermain di Liga Top Eropa

Keputusan tersebut diambil karena ia merasa masih perlu berkembang sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi. Ia ingin memastikan dirinya benar-benar siap sebelum bergabung dengan klub elite Eropa.

Smit juga mengaku tidak terlalu memikirkan nilai tawaran yang datang kepadanya. Fokus utamanya adalah meningkatkan kemampuan dan mendapatkan pengalaman bermain yang lebih matang.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya ia sempat mengalami kendala fisik, sehingga merasa perlu terus berkembang di lingkungan yang sudah ia kenal. Kepercayaan dari rekan setim juga menjadi faktor penting dalam perkembangannya.

Barcelona Jadi Klub Favorit

Di balik peluang bergabung dengan Real Madrid, Smit ternyata memiliki kedekatan emosional dengan Barcelona. Klub asal Catalan tersebut telah lama menjadi tim favoritnya.

Ketertarikannya pada Barcelona dipengaruhi oleh para legenda klub yang ia kagumi sejak kecil. Ia tumbuh dengan menyaksikan permainan khas Blaugrana yang identik dengan gaya menyerang dan teknik tinggi.

Dua sosok yang paling memengaruhi dirinya adalah Andrés Iniesta dan Lionel Messi. Ia menjadikan keduanya sebagai panutan dalam membangun gaya bermainnya sebagai gelandang kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *