bookieindonesia.com, Pangkalpinang – Performa Chelsea di Liga Inggris 2025-2026 justru menunjukkan tren negatif sejak ditangani Liam Rosenior. Dalam waktu yang relatif singkat, jumlah kekalahan yang ia alami bahkan melampaui catatan Enzo Maresca.
Hasil buruk terbaru dialami The Blues saat bertandang ke markas Brighton pada Rabu (22/4/2026) WIB. Dalam laga tersebut, Chelsea harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 0-3.
Brighton langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Gol cepat dari Ferdi Kadioglu di menit ke-3 membuka keunggulan. Dominasi tim tuan rumah berlanjut hingga babak kedua, di mana Jack Hinshelwood menggandakan skor pada menit ke-56. Danny Welbeck kemudian memastikan kemenangan lewat gol penutup menjelang laga usai.
Tambahan tiga poin ini membawa Brighton naik ke posisi enam klasemen, sekaligus menggeser Chelsea.
Di sisi lain, hasil tersebut semakin memperburuk catatan Rosenior bersama Chelsea. Sejak ditunjuk tiga bulan lalu, pelatih asal Inggris itu sudah memimpin tim dalam 13 laga Premier League dengan hasil 5 kemenangan, 2 imbang, dan 6 kekalahan.
Rata-rata poin yang dikumpulkan hanya mencapai 1,31 per pertandingan—angka yang tergolong rendah untuk klub sebesar Chelsea. Dari jumlah laga tersebut, Chelsea mencetak 19 gol dan kebobolan 21 kali.
Jika dibandingkan dengan Enzo Maresca, performa Rosenior jelas tertinggal. Sebelum digantikan, pelatih asal Italia itu memimpin Chelsea dalam 19 pertandingan dengan catatan 8 kemenangan, 6 hasil imbang, dan hanya 5 kekalahan.
Maresca juga mencatatkan rata-rata 1,58 poin per laga serta produktivitas tim yang lebih baik dengan 32 gol dan jumlah kebobolan yang sama, yakni 21 gol.
Perbandingan ini membuat keputusan manajemen Chelsea mengganti Maresca dengan Rosenior mulai dipertanyakan. Apalagi jika melihat statistik pelatih The Blues sejak era Premier League.
Dengan rata-rata 1,31 poin per pertandingan, Rosenior saat ini berada di posisi ke-16 dari total 17 pelatih Chelsea sejak tahun 2000. Ia hanya sedikit lebih baik dari Graham Potter yang mencatatkan rata-rata 1,27 poin.
Bahkan, catatannya masih di bawah Frank Lampard yang berada di posisi ke-15 dengan rata-rata 1,52 poin dari 66 pertandingan.
Melihat tren ini, muncul anggapan bahwa Chelsea belum menemukan kecocokan dengan pelatih asal Inggris dalam beberapa tahun terakhir.











