Dunia  

Pertemuan Iran-AS di Pakistan Berlangsung Hangat, Namun Belum Hasilkan Kesepakatan

Jabat tangan antara pejabat tinggi Iran dan Amerika Serikat menjadi simbol meredanya ketegangan, meski belum ada terobosan konkret

Pertemuan Iran-AS di Pakistan Berlangsung Hangat, Namun Belum Hasilkan Kesepakatan
Pertemuan Iran-AS di Pakistan Berlangsung Hangat, Namun Belum Hasilkan Kesepakatan

bookieindonesia.com, Bukittinggi Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, terlihat berjabat tangan dengan Wakil Presiden Amerika Serikat, J. D. Vance, dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4). Informasi ini diungkap oleh The New York Times yang mengutip sumber dari pejabat senior Iran.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari dialog antara Iran dan Amerika Serikat yang digelar untuk membahas sejumlah isu strategis. Delegasi Iran dipimpin langsung oleh Ghalibaf, dengan didampingi oleh Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Ketua Dewan Keamanan Nasional Ali Akbar Ahmadian, serta Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati.

Di pihak Amerika Serikat, rombongan dipimpin oleh Vance bersama dua utusan khusus Presiden Donald Trump, yakni Steve Witkoff dan Jared Kushner.

Menurut sumber yang sama, suasana perundingan berlangsung relatif kondusif dan penuh kehati-hatian. Meski demikian, laporan tersebut menegaskan bahwa diskusi yang berlangsung belum menghasilkan kesepakatan besar atau terobosan diplomatik yang signifikan.

Sebelumnya, pada Rabu (8/4), Trump sempat mengumumkan adanya kesepahaman awal dengan Iran terkait gencatan senjata selama dua pekan. Selain itu, Araghchi juga menyampaikan bahwa jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali dibuka. Wilayah ini memiliki peran vital karena menjadi jalur distribusi sekitar 20 persen pasokan minyak, produk turunan minyak, serta LNG dunia.

Baca Juga :  Uni Eropa Tambah Bantuan Darurat 2 Juta Euro untuk Kuba di Tengah Krisis Energi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *