Berita  

Taktik AS-Israel Diduga Gunakan Drone Palsu untuk Serang Negara Arab

"Strategi Licik AS-Israel, Iran Sebut Drone Palsu Jadi Alat Provokasi"

BooKieindonesia.com, Medan – Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel melakukan strategi licik dengan memalsukan drone Shahed milik Iran untuk menyerang negara-negara Arab.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa AS telah membuat drone yang mirip dengan model Iran, yang kemudian digunakan dalam serangan terhadap beberapa negara Arab.

“Kami memperoleh informasi terbaru yang menunjukkan adanya operasi AS dan Israel yang menargetkan wilayah tertentu di negara-negara Arab,” ujar Araghchi, dikutip dari Doha News.

Menurut Araghchi, drone yang dikembangkan AS ini dinamai ‘Lucas’ dan meniru desain drone Shahed milik Iran. “Kami sedang meneliti laporan ini, namun ada indikasi Israel sengaja menargetkan fasilitas sipil untuk merusak hubungan Iran dengan negara-negara Arab,” tambahnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ebrahim Zolfaghari dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Ia menuduh adanya “konspirasi jahat” oleh AS dan Israel untuk menuding Iran sebagai pelaku serangan di beberapa negara, termasuk Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.

“Musuh berusaha menimbulkan ketidakpercayaan dan menuduh Republik Islam Iran, dengan tujuan akhir memecah hubungan Iran dengan negara tetangganya, sehingga melemahkan kemampuan pertahanan sah Iran,” jelas Zolfaghari dalam rilis resmi, Minggu (15/3).

Sementara itu, konflik ini terus berdampak pada negara-negara Arab. Contohnya, Bandara Internasional Dubai di Uni Emirat Arab menjadi sasaran serangan drone pada Senin (16/3) pagi. Hingga kini, belum diketahui asal pasti drone tersebut.

Baca Juga :  Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Tetap di Posisi Ketiga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *