BooKieindonesia.com, Medan — Chelsea bergerak cepat usai memutuskan kerja sama dengan Liam Rosenior sebagai pelatih kepala. Klub asal London tersebut kini memprioritaskan pencarian sosok baru yang mampu mengembalikan performa tim.
Rosenior hanya memimpin selama 106 hari sejak ditunjuk pada 6 Januari 2026. Masa kepelatihannya berakhir lebih cepat setelah serangkaian hasil negatif yang terus berlanjut.
Kekalahan telak 0-3 dari Brighton menjadi laga terakhirnya. Hasil tersebut juga menandai lima kekalahan beruntun tanpa satu gol pun—catatan yang menjadi salah satu periode terburuk dalam sejarah panjang klub.
Kondisi tersebut membuat manajemen tidak punya banyak pilihan selain mengambil langkah tegas demi menjaga peluang musim ini.
Saat ini, fokus Chelsea beralih ke pencarian pelatih baru. Beberapa nama pun mulai mencuat sebagai kandidat potensial.
Tiga Nama Masuk Radar Chelsea
Mengacu pada laporan BBC Sport, terdapat tiga pelatih yang sedang dipertimbangkan serius oleh Chelsea, yakni Andoni Iraola, Marco Silva, dan Edin Terzic.
Iraola menjadi opsi menarik berkat performa impresifnya bersama Bournemouth. Pelatih berusia 43 tahun itu juga telah mengonfirmasi akan meninggalkan klubnya di akhir musim, yang membuka peluang bagi Chelsea.
Di sisi lain, Marco Silva dinilai memiliki pengalaman yang solid di Premier League. Kontraknya bersama Fulham akan berakhir pada Juli, sehingga memungkinkan negosiasi berjalan lebih mudah.
Sementara itu, Edin Terzic juga masuk dalam daftar incaran berkat kiprahnya bersama Borussia Dortmund. Namanya sebelumnya sempat dipertimbangkan oleh Tottenham saat mencari pelatih baru.
Penunjukan Sementara dan Rencana Jangka Panjang
Sambil menunggu keputusan permanen, Chelsea menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim hingga akhir musim.
Dalam pernyataannya, pihak klub menyampaikan bahwa Rosenior telah menjalankan tugasnya dengan penuh profesionalisme selama menjabat.
McFarlane sendiri bukan sosok baru dalam situasi transisi. Ia pernah mengambil alih tim sebelumnya setelah pemecatan Enzo Maresca, termasuk saat menghadapi Manchester City dan Fulham di awal tahun.
Chelsea juga menegaskan bahwa mereka akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menentukan pelatih definitif.
Klub berharap proses ini dapat menghasilkan keputusan terbaik demi stabilitas dan arah jangka panjang tim.
Sumber: BBC Sport











