bookieindonesia.com, Pekanbaru Ajang MotoGP Spanyol 2026 semakin dekat, namun Ducati masih dibayangi performa yang belum konsisten. Pabrikan asal Borgo Panigale itu kini berada dalam tekanan besar untuk segera menghentikan tren tanpa kemenangan yang sudah berlangsung cukup lama.
Dalam lima seri terakhir—terhitung sejak akhir musim sebelumnya—Ducati belum mampu meraih satu pun kemenangan. Bahkan, untuk sekadar finis di podium pun menjadi tantangan berat, baik bagi tim utama Ducati Lenovo maupun tim satelit seperti Gresini dan VR46.
Penurunan performa paling mencolok justru terlihat di tim pabrikan. Francesco Bagnaia masih kesulitan menemukan kembali performa terbaiknya, sementara Marc Marquez belum sepenuhnya pulih ke level kompetitif sejak mengalami cedera musim lalu.
Selain faktor pembalap, motor Desmosedici GP26 juga disebut belum cukup kompetitif dibandingkan rival utama. Aprilia tampil agresif melalui Marco Bezzecchi dan kebangkitan Jorge Martin, yang kini menjadi ancaman serius di barisan depan.
Sejak balapan di Portugal dan Valencia musim lalu, hingga seri Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat 2026, Ducati belum juga mencicipi kemenangan di hari balapan utama. Catatan ini menjadi periode tanpa kemenangan terpanjang mereka sejak 2021.
Situasi tersebut berpotensi memicu reaksi keras dari General Manager Ducati, Luigi Dall’Igna. Menurut Alex Marquez, Dall’Igna dikenal sebagai sosok yang sangat ambisius dan tidak segan menunjukkan ketidakpuasan ketika timnya gagal mendominasi.
Menatap seri di Circuito de Jerez, Ducati memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Sirkuit ini bukan tempat asing bagi mereka, bahkan tahun lalu kemenangan berhasil diraih di sana.
Harapan terbesar masih bertumpu pada tim utama. Marc Marquez diperkirakan akan tampil lebih agresif demi memperbaiki hasil sebelumnya, meskipun faktor kepercayaan diri dan adaptasi motor masih menjadi tantangan.
Di sisi lain, peluang kejutan bisa datang dari pembalap VR46, Fabio Di Giannantonio, yang tampil cukup stabil sejak awal musim dan mampu bersaing di posisi depan.
Meski demikian, dominasi Aprilia lewat duet Bezzecchi dan Martin tetap menjadi ancaman nyata yang sulit diabaikan.
MotoGP Spanyol 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24–26 April 2026, dan akan menjadi momen krusial bagi Ducati untuk membuktikan bahwa mereka masih layak menjadi penantang utama gelar juara.











