BooKieindonesia.com, Medan — Juventus mulai mengalihkan fokus dalam perburuan kiper baru jelang bursa transfer musim panas. Nama David De Gea kini masuk dalam pertimbangan serius setelah upaya mendatangkan Alisson Becker menemui kendala.
Klub asal Turin tersebut memang tengah merencanakan perombakan di sektor penjaga gawang untuk musim depan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penyesuaian skuad, baik dari sisi teknis maupun efisiensi anggaran.
Awalnya, Juventus menempatkan Alisson sebagai target utama. Kiper milik Liverpool itu dianggap memiliki kualitas dan pengalaman yang sesuai untuk bersaing di level Serie A.
Namun, proses negosiasi tidak berjalan mudah. Salah satu hambatan terbesar adalah beban finansial yang harus ditanggung klub. Gaji Alisson yang mencapai sekitar €8 juta per musim, ditambah potensi biaya transfer sekitar €15 juta, membuat manajemen mulai mempertimbangkan ulang langkah tersebut.
Di tengah situasi ini, De Gea muncul sebagai opsi yang lebih realistis. Saat ini, mantan penjaga gawang Manchester United tersebut bermain untuk Fiorentina dengan nilai kontrak yang lebih terjangkau.
Dengan gaji sekitar €3,5 juta per musim, De Gea dinilai lebih sesuai dengan struktur keuangan Juventus. Kondisi ini membuat peluang transfernya lebih terbuka.
Selain itu, Fiorentina disebut tidak menutup kemungkinan untuk melepas sang pemain, terutama demi menyeimbangkan pengeluaran klub.
Pengalaman panjang De Gea di level tertinggi menjadi nilai tambah tersendiri. Ia pernah menjadi pilar utama di Manchester United dan beberapa kali meraih penghargaan pemain terbaik klub.
Dalam dua musim terakhir di Serie A, ia juga menunjukkan konsistensi dengan mencatatkan puluhan penampilan bersama Fiorentina. Hal ini menegaskan bahwa kualitasnya masih layak bersaing di kompetisi elite Eropa.
Bagi Juventus, De Gea bisa menjadi solusi jangka menengah yang stabil untuk mengawal lini pertahanan mereka.
Sumber: Football Italia











