HomeBerita

Peluang Tipis, Tapi Liverpool Masih Bisa Optimis Hadapi PSG di Parc des Princes

Liverpool hadapi PSG di Parc des Princes dengan peluang tipis tapi optimis

BooKieindonesia.com, Medan – Liverpool akan bertandang ke Parc des Princes untuk menghadapi Paris Saint-Germain pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2025–2026, Kamis (09/04/2026) dini hari WIB.

Musim ini, pelatih Arne Slot masih kesulitan membuat Liverpool konsisten. Setelah meraih kemenangan atas Galatasaray, The Reds mengalami kekalahan beruntun dari Brighton dan Manchester City.

Kini, Liverpool menghadapi tantangan berat: bertandang ke markas PSG, tim kuat Ligue 1 dan juara bertahan Liga Champions. Meskipun peluang menang tipis, beberapa faktor membuat Liverpool tetap memiliki harapan untuk meraih hasil positif.

Tren Tidak Menguntungkan Bagi PSG

PSG berhasil melaju ke perempat final Liga Champions untuk ketiga kalinya berturut-turut. Konsistensi ini menunjukkan bahwa tim Paris semakin terbiasa menghadapi tekanan di fase gugur kompetisi Eropa.

Namun sejarah berbicara lain. Dalam empat dari lima musim terakhir, juara bertahan Liga Champions gagal lolos dari babak perempat final: Bayern Munich (2020/21), Chelsea (2021/22), Manchester City (2023/24), dan Real Madrid (2024/25). Hanya Real Madrid pada 2022/23 yang berhasil menembus semifinal, menunjukkan bahwa status juara bertahan tidak selalu menjamin jalan mulus.

Dominik Szoboszlai Jadi Andalan Liverpool

Meski performa sejumlah pemain Liverpool, termasuk Mohamed Salah dan Virgil van Dijk, menurun, ada satu pemain yang menonjol: Dominik Szoboszlai.

Szoboszlai memimpin Liverpool di Liga Champions musim ini dalam berbagai aspek: 5 gol, 4 assist, 85 carry progresif, 69 penguasaan bola yang dimenangkan, dan 414 tekanan intensitas tinggi. Arne Slot perlu menempatkannya di posisi lini tengah agar kontribusinya maksimal, bukan di posisi bek kanan.

Modal Positif dari Musim Lalu

Musim lalu, Liverpool sempat disingkirkan PSG, namun The Reds membuat tim asal Paris bekerja keras. Di leg pertama, Liverpool mencuri kemenangan 1-0 lewat gol Harvey Elliott, meski dikuasai PSG sepanjang pertandingan.

PSG menguasai bola 65 persen, dengan 29 tembakan dan 10 on target, namun Liverpool berhasil memanfaatkan peluang terbatas. Pengalaman itu memberi modal positif bagi The Reds menjelang laga kali ini.

Magis Florian Wirtz di Level Eropa

Florian Wirtz mungkin dinilai kesulitan beradaptasi di Liverpool secara keseluruhan, tetapi statistik di Liga Champions menunjukkan peran pentingnya.

Dalam sembilan pertandingan awal, Wirtz telah menciptakan 27 peluang dari permainan terbuka, menjadi yang terbanyak untuk pemain klub Inggris dalam 10 penampilan awal di kompetisi ini. Rekor absolut dalam 10 laga pertama dipegang Mesut Özil (32 peluang bersama Real Madrid). Kini tantangan Liverpool adalah memaksimalkan peluang Wirtz menjadi gol, terutama melalui pemain seperti Salah dan Hugo Ekitike.

Exit mobile version