Bookieindonesia.com, Medan – Barcelona kembali dihadapkan pada kebutuhan evaluasi besar setelah gagal melangkah jauh di Liga Champions musim ini. Pelatih Hansi Flick menilai timnya masih belum memiliki figur pemimpin yang cukup kuat di atas lapangan.
Perjalanan Barcelona terhenti di babak perempat final setelah kalah dari Atletico Madrid. Hasil ini melanjutkan tren negatif di kompetisi Eropa, setelah sebelumnya mereka juga tersingkir di semifinal oleh Inter Milan.
Meski demikian, performa di kompetisi domestik tetap terjaga. Barcelona masih memimpin klasemen dan unggul sembilan poin dari rival terdekat, Real Madrid.
Minimnya Sosok Pemimpin Jadi Sorotan
Menurut Flick, keberadaan pemain dengan jiwa kepemimpinan sangat dibutuhkan, terutama di fase krusial musim. Ia mengakui bahwa absennya beberapa pemain kunci memberi dampak signifikan.
Kehilangan Frenkie de Jong dan Raphinha menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa tim. Flick menilai, dalam situasi seperti ini, diperlukan sosok yang mampu mengatur permainan sekaligus memberi motivasi kepada rekan setim.
Ia juga menyinggung kontribusi Inigo Martinez pada musim sebelumnya sebagai contoh pemain yang mampu membawa pengaruh positif dalam hal kepemimpinan di lapangan.
Fokus pada Masa Depan dan Transfer
Flick menyadari bahwa skuad Barcelona saat ini dipenuhi pemain muda. Ia optimistis pengalaman dari kegagalan ini akan menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan kualitas tim ke depan.
Ia menegaskan bahwa Barcelona memiliki potensi besar untuk bersaing dalam beberapa tahun mendatang, asalkan tepat dalam mengambil keputusan, terutama di bursa transfer.
Klub diperkirakan akan mencari tambahan pemain untuk memperkuat skuad, meski belum ada kejelasan mengenai posisi yang menjadi prioritas.
Selain itu, Flick juga membuka kemungkinan untuk memperpanjang kontraknya. Ia berharap bisa terus melanjutkan proyek bersama Barcelona dan menjadikannya sebagai bagian akhir dari karier kepelatihannya.
Sumber: France 24
