HomeBerita

Chelsea Tak Perlu Rogoh Kocek Besar untuk Kompensasi Liam Rosenior

Klausul khusus dalam kontrak membuat biaya pemecatan pelatih asal Inggris ini jauh lebih kecil dari perkiraan awal.

Chelsea Tak Perlu Rogoh Kocek Besar untuk Kompensasi Liam Rosenior
Chelsea Tak Perlu Rogoh Kocek Besar untuk Kompensasi Liam Rosenior

bookieindonesia.com, Banjarmasin Keputusan Chelsea FC untuk mengakhiri kerja sama dengan Liam Rosenior ternyata tidak membebani keuangan klub secara signifikan, meskipun sang pelatih sebelumnya mengikat kontrak jangka panjang selama 6,5 tahun.

Perpisahan ini diumumkan pada Rabu (22/5/2026) waktu setempat, tak lama setelah performa tim yang dijuluki The Blues mengalami penurunan, termasuk kekalahan dari Brighton & Hove Albion pada pekan ke-34 Liga Inggris musim 2025–2026.

Dalam pernyataan resminya, pihak klub menyampaikan apresiasi atas kontribusi Rosenior dan stafnya selama berada di Stamford Bridge. Namun, manajemen menilai hasil dan performa tim belum memenuhi ekspektasi, sehingga keputusan berat tersebut harus diambil.

Pemecatan ini terbilang mengejutkan karena Rosenior baru menjabat selama tiga bulan sejak ditunjuk pada Januari 2026. Dengan durasi kontrak yang panjang, sempat muncul anggapan bahwa klub asal London Barat tersebut harus mengeluarkan kompensasi besar.

Awalnya, nilai kompensasi diperkirakan mencapai 24 juta poundsterling, mengingat gaji tahunan Rosenior berada di angka 4 juta poundsterling. Namun, laporan dari talkSPORT mengungkapkan adanya klausul pemutusan kontrak yang telah disepakati sejak awal.

Berkat klausul tersebut, pemilik klub, yakni BlueCo, hanya perlu membayar kompensasi sebesar 4 juta poundsterling kepada Rosenior.

Jika dibandingkan dengan pelatih sebelumnya seperti Mauricio Pochettino, Graham Potter, Thomas Tuchel, hingga Enzo Maresca, angka ini tergolong relatif kecil.

Meski demikian, jika dilihat dari jumlah pertandingan yang dipimpin, kompensasi tersebut tetap terbilang besar. Rosenior diketahui menangani tim dalam 23 pertandingan di semua kompetisi, dengan rincian 11 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 10 kekalahan.

Artinya, ia menerima sekitar 174 ribu poundsterling per pertandingan. Bahkan, jika dihitung dari jumlah kemenangan, nilainya mencapai sekitar 364 ribu poundsterling untuk setiap laga yang dimenangkan.

Catatan performa ini juga menempatkannya sebagai pelatih tercepat kedua dalam sejarah Chelsea yang mencatatkan 10 kekalahan, hanya sedikit lebih baik dibandingkan Glen Hoddle yang mengalami jumlah kekalahan serupa dalam 20 pertandingan pada tahun 1993.

Exit mobile version