HomeBerita

Komposisi Penjaga Gawang Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026: Persaingan Ketat di Bawah Mistar

Lima kiper dipanggil pelatih Timnas Indonesia untuk skuad sementara FIFA Series 2026. Seluruhnya tengah menunjukkan performa menjanjikan bersama klub masing-masing, membuat persaingan memperebutkan posisi utama semakin sengit.

Persaingan Kiper Timnas Indonesia
Persaingan Kiper Timnas Indonesia

Bookieindonesia.com, Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memanggil 41 pemain untuk memperkuat skuad sementara Garuda dalam menghadapi ajang FIFA Series 2026. Dalam daftar tersebut terdapat sejumlah nama lama yang kembali dipanggil setelah cukup lama absen.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah bek jangkung Elkan Baggott. Pemain yang saat ini bermain di Ipswich Town itu kembali masuk daftar panggilan setelah hampir dua tahun tidak membela Tim Garuda.

Selain Baggott, Herdman juga memanggil sejumlah pemain lain seperti Muhamad Ferarri, Ezra Walian, Victor Dethan, serta Fajar Fathurrahman.

Namun perhatian juga tertuju pada sektor penjaga gawang. Herdman memanggil lima kiper yang tengah tampil solid bersama klub masing-masing, yakni Maarten Paes, Emil Audero, Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, dan Ernando Ari Sutaryadi.

Berikut gambaran performa dan peluang kelima kiper tersebut.


Maarten Paes (Ajax)

Nama Maarten Paes masih menjadi kandidat terkuat penjaga gawang utama Timnas Indonesia. Kiper yang kini bermain untuk Ajax Amsterdam itu telah mencatatkan 10 penampilan bersama Tim Garuda.

Paes resmi menjadi warga negara Indonesia pada 30 April 2024 melalui jalur keturunan. Debutnya terjadi pada 5 September 2024 saat Indonesia menahan Timnas Arab Saudi dengan skor 2-2 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Jeddah.

Di level klub, Paes saat ini mendapat kesempatan menjadi penjaga gawang utama Ajax karena cedera yang dialami Vitezslav Jaros. Ia telah tampil dalam beberapa pertandingan terakhir meski belum berhasil membawa timnya meraih kemenangan.


Emil Audero (Cremonese)

Persaingan di posisi kiper semakin menarik dengan hadirnya Emil Audero. Penjaga gawang berusia 28 tahun itu tampil konsisten bersama US Cremonese di kompetisi Serie A.

Meski Cremonese mengalami periode sulit tanpa kemenangan dalam sejumlah laga terakhir, performa Audero tetap menonjol. Ia sudah tampil dalam 24 pertandingan musim ini, kebobolan 33 gol, serta mencatat tujuh clean sheet.

Bahkan, ia menjadi salah satu kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Serie A musim 2025/2026. Ajang FIFA Series bisa menjadi momentum bagi Audero untuk membuktikan kemampuannya setelah sempat absen membela Indonesia pada ronde lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 akibat cedera.


Nadeo Argawinata (Borneo FC)

Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, tetap menunjukkan kualitasnya di kompetisi domestik Liga 1 Indonesia.

Penjaga gawang berusia 29 tahun itu masih menjadi pilihan utama bagi tim berjuluk Pesut Etam. Sepanjang musim ini, Nadeo telah tampil dalam 24 pertandingan, mencatat delapan clean sheet, serta kebobolan 24 gol.

Terakhir kali ia tampil untuk Timnas Indonesia terjadi pada November 2023 saat menghadapi Timnas Irak. Kini ia bertekad kembali menunjukkan kualitasnya di bawah mistar gawang Garuda.


Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)

Kiper muda Cahya Supriadi menjadi salah satu nama yang mendapat kesempatan dalam skuad. Ia tampil impresif bersama PSIM Yogyakarta sepanjang musim ini.

Penjaga gawang berusia 23 tahun asal Karawang itu sudah memainkan 22 pertandingan di liga. Dari jumlah tersebut, ia mencatat delapan clean sheet dan kebobolan 28 gol.

Meski peluangnya menjadi kiper utama masih cukup berat karena harus bersaing dengan nama-nama yang lebih berpengalaman, pemanggilan ini menjadi kesempatan berharga baginya untuk menambah pengalaman di level internasional.


Ernando Ari (Persebaya Surabaya)

Nama terakhir adalah Ernando Ari Sutaryadi yang saat ini membela Persebaya Surabaya. Kiper berusia 24 tahun ini sudah lama menjadi bagian penting di klub maupun tim nasional.

Musim ini Ernando tampil dalam 23 pertandingan bersama Persebaya, dengan catatan 27 kali kebobolan dan tujuh clean sheet.

Sejak melakukan debut bersama Timnas Indonesia pada Desember 2021, Ernando telah mencatat 13 penampilan di level senior. Kiper yang juga pernah menjadi pahlawan Indonesia di ajang Piala Asia U-23 itu tentu ingin kembali membuktikan kualitasnya di FIFA Series mendatang.


Persaingan Semakin Ketat

Dengan performa yang relatif stabil dari kelima penjaga gawang tersebut, persaingan memperebutkan posisi utama di Timnas Indonesia diprediksi akan berlangsung ketat.

Keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih John Herdman, yang harus memilih kiper paling siap untuk mengawal gawang Garuda dalam pertandingan FIFA Series 2026.

Exit mobile version