HomeBerita

Blunder Camavinga Jadi Sorotan, Real Madrid Tersingkir Dramatis dari Bayern

Kartu merah di menit akhir mengubah jalannya laga dan memicu kritik keras dari Wesley Sneijder

Blunder Camavinga Jadi Sorotan, Real Madrid Tersingkir Dramatis dari Bayern
Blunder Camavinga Jadi Sorotan, Real Madrid Tersingkir Dramatis dari Bayern

bookieindonesia.com, Makassar Kekalahan menyakitkan harus diterima Real Madrid setelah tersingkir secara dramatis dari Bayern Munich pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA musim 2025-2026.

Salah satu momen paling menentukan dalam pertandingan tersebut adalah kartu merah yang diterima Eduardo Camavinga di menit ke-87. Gelandang asal Prancis itu diusir keluar lapangan oleh wasit Slavko Vincic setelah menerima kartu kuning kedua akibat dianggap mengulur waktu saat Bayern bersiap melakukan tendangan bebas.

Padahal sebelumnya, Camavinga sudah lebih dulu diganjar kartu kuning pada menit ke-79 usai melanggar Jamal Musiala. Keputusan tersebut membuat Madrid harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain di momen krusial.

Saat insiden itu terjadi, Madrid sebenarnya masih unggul 3-2 dan memiliki peluang besar untuk menjaga agregat tetap imbang. Namun, kehilangan satu pemain membuat keseimbangan tim terganggu. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Bayern yang tampil agresif di sisa waktu pertandingan.

Hasilnya, dua gol telat dari Luis Diaz pada menit ke-89 dan Michael Olise di masa injury time membalikkan keadaan menjadi 4-3 untuk tuan rumah. Bayern pun memastikan tiket semifinal dengan agregat 6-4.

Kekalahan ini memicu reaksi keras, termasuk dari legenda sepak bola Belanda, Wesley Sneijder. Ia secara terbuka mengkritik tindakan Camavinga yang dianggapnya ceroboh dan merugikan tim.

Sneijder bahkan menyebut bahwa rekan-rekan setimnya seharusnya menuntut pertanggungjawaban sang gelandang di ruang ganti atas insiden tersebut.

Pertandingan sendiri berlangsung sangat sengit sejak awal. Madrid membuka keunggulan cepat lewat Arda Guler di menit pertama setelah memanfaatkan kesalahan Manuel Neuer. Bayern langsung merespons melalui gol Aleksandar Pavlovic enam menit berselang.

Guler kembali mencetak gol lewat tendangan bebas pada menit ke-29 sebelum Harry Kane menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Menjelang turun minum, Kylian Mbappe membawa Madrid kembali unggul 3-2.

Namun dominasi tersebut tidak berlanjut di babak kedua. Setelah kartu merah Camavinga, momentum sepenuhnya berpindah ke Bayern hingga akhirnya membalikkan keadaan di menit-menit akhir.

Situasi semakin memanas setelah laga usai, ketika Guler juga mendapat kartu merah meski berada di bangku cadangan karena melontarkan protes keras kepada wasit.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Madrid, sekaligus memperpanjang daftar kegagalan mereka di fase krusial kompetisi Eropa musim ini.

Exit mobile version