BooKieindonesia.com, Medan – Pemanggilan kembali Elkan Baggott ke skuad Timnas Indonesia oleh pelatih baru John Herdman mendapat sambutan positif dari para pemain. Gelandang Marc Klok mengaku senang melihat bek tengah tersebut kembali bergabung menjelang agenda FIFA Series 2026.
Nama Baggott termasuk dalam daftar 40 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan (TC) di Jakarta. Kembalinya pemain bertahan tersebut menjadi momen yang cukup emosional, mengingat ia sempat lama tidak memperkuat tim nasional.
Klok mengungkapkan bahwa hubungan pertemanannya dengan Baggott tetap baik meski bek berpostur tinggi itu sempat tidak masuk dalam skuad. Menurutnya, kehadiran pemain kelahiran Bangkok tersebut akan menambah kekuatan penting bagi lini belakang Tim Garuda.
Selain itu, pemanggilan ini juga menjawab berbagai spekulasi mengenai masa depan Baggott di bawah arahan pelatih anyar asal Inggris tersebut. Klok menilai kualitas dan potensi yang dimiliki Baggott masih sangat dibutuhkan untuk jangka panjang tim nasional.
Baggott Dinilai Memiliki Potensi Besar
Marc Klok mengaku sangat antusias saat mengetahui Baggott kembali mendapat kesempatan memperkuat tim nasional. Baginya, bek tersebut bukan hanya rekan satu tim, tetapi juga teman dekat yang memiliki kemampuan mumpuni.
“Saya sangat senang untuk dia. Kami sudah lama tidak bertemu, tetapi komunikasi tetap terjalin,” kata Klok.
Pemain Persib Bandung itu juga menyinggung adanya beberapa kejadian sebelumnya yang sempat membuat Baggott tidak berada dalam skuad. Meski demikian, ia memilih untuk melihat sisi positif dari kembalinya sang bek.
“Memang sebelumnya ada beberapa hal yang membuat dia tidak berada di sini, tetapi sekarang saya senang dia kembali,” ujarnya.
Klok menilai usia Baggott yang masih muda serta keunggulan fisiknya merupakan modal besar bagi tim nasional. Ia berharap bek tersebut mampu menunjukkan performa terbaiknya selama menjalani pemusatan latihan di bawah arahan John Herdman.
Menurut Klok, potensi besar yang dimiliki Baggott bisa menjadi aset penting bagi perkembangan Timnas Indonesia ke depan.
Persaingan Ketat Menuju Daftar Akhir Pemain
Walaupun menyambut positif kembalinya Baggott, Klok menyadari bahwa persaingan untuk masuk skuad utama sangat ketat. Dari 40 pemain yang dipanggil, hanya 23 nama yang nantinya akan dipilih untuk memperkuat tim pada FIFA Series 2026.
Pemain naturalisasi asal Belanda tersebut juga menyadari bahwa posisinya sendiri belum tentu aman. Oleh karena itu, ia memilih fokus bekerja keras agar bisa memberikan penampilan terbaik selama masa seleksi.
“Saya melihat banyak diskusi di media sosial soal pemanggilan pemain. Tapi saat ini masih ada 40 pemain, sementara nanti hanya 23 yang akan dipilih,” jelas Klok.
Ia pun berharap tetap menjadi bagian dari skuad final yang akan dibawa pelatih dalam turnamen tersebut.
Klok Ajak Suporter Bersatu Mendukung Timnas
Menanggapi berbagai perdebatan di media sosial terkait pemanggilan pemain, Klok meminta para suporter untuk tidak membawa sentimen klub ke dalam tim nasional. Ia menegaskan bahwa semua pemain yang dipanggil memiliki tujuan yang sama, yaitu membela negara.
Menurutnya, perbedaan pendapat dari suporter merupakan hal yang wajar. Namun pada akhirnya, semua pihak seharusnya mendukung Timnas Indonesia agar bisa tampil maksimal di level internasional.
“Saya tahu selalu ada kontroversi dan berbagai opini dari para suporter, terutama ketika pemain dari klub tertentu dipanggil,” ujarnya.
Klok menegaskan bahwa ketika mengenakan seragam tim nasional, setiap pemain bermain untuk Indonesia, bukan untuk klub masing-masing.
Ia juga menyinggung tidak dipanggilnya beberapa pemain Persib Bandung, termasuk kiper Teja Paku Alam. Klok menilai keputusan tersebut merupakan hak penuh pelatih yang harus dihormati semua pihak.
“Ini adalah keputusan pelatih. Siapa pun yang nantinya menjadi kiper Timnas Indonesia, baik Cahya, Nadeo, atau yang lain, kita harus mendukung mereka agar bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” tutupnya.
