BooKieindonesia.com, Medan – Timnas Jerman meraih kemenangan tipis 2-1 atas Timnas Ghana dalam laga uji coba internasional. Hasil ini melanjutkan tren positif Der Panzer setelah sebelumnya menang dramatis 4-3 melawan Timnas Swiss.
Meski meraih hasil positif, pelatih kepala Julian Nagelsmann menyoroti sejumlah aspek permainan yang masih perlu diperbaiki, terutama terkait disiplin posisi dan struktur tim ketika pertandingan berjalan lancar.
Gaya Bermain Terlalu Bebas Jadi Sorotan
Dalam wawancara dengan ARD, Nagelsmann menyatakan secara keseluruhan puas dengan performa timnya, namun menekankan bahwa pemain kadang bermain terlalu bebas saat laga sudah berjalan baik.
“Karena permainan berjalan lancar, kami sedikit kehilangan kesabaran dan tidak menempati posisi dengan benar,” ujar Nagelsmann.
Ia menambahkan bahwa gaya bermain yang terlalu longgar dapat membuat penguasaan bola kurang efektif dan tidak semua pemain nyaman dengan sistem yang terlalu cair. “Beberapa pemain bisa beradaptasi di berbagai posisi, tetapi ada juga yang lebih optimal ketika berada di posisi tetap dan bermain dengan konsisten di sana,” jelasnya.
Disiplin Taktik Kunci Jelang Piala Dunia
Nagelsmann menekankan bahwa permainan longgar berisiko membuat tim rentan terhadap serangan balik lawan, terutama menjelang turnamen besar. Meski begitu, ia memuji kontrol yang ditunjukkan tim pada awal laga.
“Dalam 25 menit pertama, kami mampu mengendalikan jalannya pertandingan dengan sangat baik, rasanya Ghana hampir tidak berada di setengah lapangan kami,” kata Nagelsmann.
Ia menilai Jerman sebenarnya memiliki peluang untuk menutup laga lebih cepat. “Secara keseluruhan, kami bermain lebih baik dibandingkan saat melawan Swiss, meski mencetak lebih sedikit gol,” tambahnya.
Jerman Membuat Segalanya Lebih Sulit
Pelatih Jerman itu menegaskan bahwa tim kadang mempersulit diri sendiri karena kurang disiplin posisi. Ia juga menyoroti faktor cuaca panas yang akan dihadapi di Amerika Serikat, yang membuat pengelolaan energi dan penghindaran lari tidak perlu menjadi hal penting.
Dalam laga kontra Ghana, kemenangan 2-1 diraih melalui gol penalti Kai Havertz dan gol penentu di menit akhir yang dicetak pemain pengganti Deniz Undav.
