bookieindonesia.com, Pematangsiantar Kabar kurang menyenangkan datang bagi Inter Milan dan Timnas Argentina. Penyerang utama mereka, Lautaro Martínez, kembali mengalami cedera setelah sebelumnya sempat pulih.
Pemain yang akrab disapa El Toro itu sebelumnya sempat menepi akibat cedera otot betis kiri yang dialaminya pada pertengahan Februari. Cedera tersebut membuatnya harus absen selama lebih dari satu bulan, tepatnya sekitar 42 hari.
Selama ketidakhadirannya, performa Inter sempat menurun. Klub berjuluk Nerazzurri itu gagal melangkah lebih jauh di Liga Champions setelah tersingkir di babak play-off. Selain itu, mereka juga sempat mengalami periode tanpa kemenangan dalam beberapa pertandingan Serie A.
Namun, setelah pulih dan kembali tampil sebagai starter pada pekan ke-31 Liga Italia, Lautaro langsung menunjukkan ketajamannya. Ia sukses mencetak dua gol saat Inter menang meyakinkan 5-2 atas AS Roma pada awal April.
Harapan besar pun sempat muncul bahwa sang striker akan kembali menjadi tumpuan tim saat menghadapi Como di laga berikutnya. Sayangnya, situasi berubah cepat.
Pada Jumat (10/4/2026), Lautaro kembali mengalami cedera di bagian yang sama, yakni betis kiri. Pihak klub mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan adanya cedera otot pada bagian soleus.
Akibat kondisi tersebut, Lautaro dipastikan absen dalam laga melawan Como dan kemungkinan harus menepi selama sekitar dua hingga tiga pekan. Ia juga berpotensi melewatkan pertandingan penting, termasuk leg kedua semifinal Coppa Italia.
Jika proses pemulihan berjalan lancar, pertandingan melawan Torino di akhir April bisa menjadi momen kembalinya ia ke lapangan. Meski demikian, Lautaro diperkirakan tidak akan terburu-buru pulih demi menghindari risiko cedera kambuhan.
Situasi ini tentu menjadi perhatian serius, tidak hanya bagi Inter tetapi juga bagi Argentina. Pelatih Lionel Scaloni sebelumnya menegaskan hanya akan membawa pemain dengan kondisi fisik terbaik ke Piala Dunia 2026.
Jika cedera ini tidak ditangani dengan optimal, peluang Lautaro untuk tampil di turnamen tersebut bisa terancam. Padahal, kontribusinya sangat vital bagi tim nasional.
Sejauh ini, Lautaro telah mengoleksi 36 gol dari 75 penampilan bersama Argentina, menjadikannya salah satu striker paling produktif setelah Lionel Messi.
Absennya Lautaro tentu akan menjadi kehilangan besar bagi Albiceleste dalam upaya mereka bersaing di level tertinggi.
