HomeBerita

Patrick Kluivert Jadi Penasihat Suriname, Debut Berakhir dengan Kekalahan di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Debut Patrick Kluivert sebagai penasihat Suriname berakhir dengan kekalahan dari Bolivia

Bookieindonesia.com, Medan — Karier Patrick Kluivert kembali mencuri perhatian setelah meninggalkan Timnas Indonesia. Kini, ia mengambil peran baru sebagai penasihat untuk Timnas Suriname, diharapkan bisa memberikan dorongan positif dalam perjalanan tim menuju Piala Dunia 2026.

Namun, debut Kluivert bersama Suriname berakhir mengecewakan. Tim gagal melaju lebih jauh setelah dikalahkan oleh Bolivia national football team, memperpanjang catatan kurang impresif Kluivert dalam beberapa proyek internasional terakhirnya.


Debut Sulit Bersama Timnas Suriname

Kluivert ditunjuk bersama Clarence Seedorf sebagai penasihat strategis tim. Kolaborasi ini dimaksudkan untuk membawa pengalaman internasional dan perspektif baru bagi Suriname.

Dalam laga play-off antarbenua Piala Dunia 2026, Suriname menghadapi Bolivia di semifinal jalur kedua yang berlangsung di Estadio BBVA. Tim sempat unggul lebih dulu melalui gol Liam van Gelderen pada menit ke-48, memberi harapan besar bagi para pemain dan suporter.

Sayangnya, Bolivia mampu membalikkan keadaan di babak kedua. Gol Moises Paniagua dan penalti Miguel Terceros memastikan kemenangan 2-1, membuat Suriname gagal mencapai putaran final.


Tantangan Baru, Masalah Lama

Henk ten Cate menjadi pelatih kepala Suriname dan bekerja sama dengan Kluivert serta Seedorf. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat fondasi tim, tetapi hasil di lapangan menunjukkan bahwa tantangan besar masih menanti.

Dengan hasil ini, Suriname harus rela mengubur mimpi tampil di Piala Dunia lebih cepat dari harapan, sementara Bolivia melaju ke final untuk menghadapi Iraq national football team dalam perebutan tiket ke putaran final.


Penjelasan Peran Kluivert dan Seedorf

Sebelumnya, CEO Timnas Suriname, Brian Tevreden, menjelaskan bahwa Kluivert dan Seedorf ditunjuk sebagai penasihat strategis di luar lapangan.

“Empat tahun lalu, ketika saya mulai menempati posisi ini, saya sudah mengajak Clarence Seedorf untuk bergabung, tapi saat itu bukan waktu yang tepat,” ujar Tevreden dikutip dari Deporteawe.

“Sekarang, empat tahun kemudian, waktunya tepat untuk Patrick dan Clarence memulai perjalanan baru bersama Suriname,” tambahnya.

Exit mobile version