Bookieindonesia.com, Jakarta – Penampilan luar biasa ditunjukkan pebalap muda asal Spanyol, Pedro Acosta, pada seri pembuka MotoGP 2026 yang berlangsung di Sirkuit Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Hasil gemilang tersebut membuatnya memimpin klasemen sementara kejuaraan dunia, sekaligus mencatatkan momen bersejarah bagi tim KTM.
Meski sukses meraih hasil positif, Acosta mengungkapkan bahwa motor KTM masih memiliki sejumlah kekurangan jika dibandingkan dengan para pesaing utama seperti Ducati dan Aprilia.
Sepanjang akhir pekan balapan di Thailand, Acosta tampil sangat kompetitif. Ia berhasil meraih kemenangan pada sprint race setelah Marc Marquez mendapatkan penalti pada momen akhir. Performa impresif itu berlanjut pada balapan utama hari Minggu, di mana ia berhasil finis di posisi kedua.
Pencapaian tersebut menjadi kemenangan pertama KTM sejak musim 2023. Selain itu, hasil di Buriram juga menandai pertama kalinya pabrikan asal Austria tersebut memimpin klasemen sementara Kejuaraan Dunia MotoGP.
Namun, di balik hasil gemilang tersebut, Acosta menyadari masih ada kelemahan yang harus segera diperbaiki oleh timnya. Menurutnya, salah satu kekurangan utama KTM saat ini adalah kecepatan tertinggi yang masih kalah dari Ducati dan Aprilia.
Acosta mengaku mengalami kesulitan terutama pada dua sektor awal lintasan yang menuntut akselerasi dan kecepatan maksimal. Hal ini membuatnya harus mencari cara lain untuk tetap kompetitif melawan para rivalnya.
Meski demikian, ia mampu menutupi kekurangan tersebut dengan memaksimalkan performa di sektor terakhir lintasan. Area pengereman keras menjelang tikungan terakhir menjadi titik andalannya untuk melakukan manuver menyalip.
Pebalap berusia muda itu menjelaskan bahwa sektor terakhir lintasan di Buriram memang selalu menjadi kekuatan utamanya, bahkan sejak masih berlaga di kelas balap sebelumnya.
Dengan memanfaatkan titik pengereman terakhir, Acosta mampu menjaga jarak dengan para rival sebelum akhirnya mencoba menyerang di momen yang tepat.
Walaupun masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, performa Acosta di seri pembuka menunjukkan bahwa KTM tetap memiliki potensi besar untuk bersaing di papan atas MotoGP musim ini. Konsistensi pebalap muda tersebut membuatnya kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
