BooKieindonesia.com, Medan — Chelsea kembali menelan hasil mengecewakan pada akhir pekan ini setelah dikalahkan Newcastle United dalam lanjutan Premier League. Kekalahan ini memperpanjang periode sulit bagi tim asal London tersebut.
Laga ini sejatinya menjadi peluang bagi tim asuhan Liam Rosenior untuk memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen. Namun, meski Chelsea mendominasi penguasaan bola, tim gagal memanfaatkan kesempatan tersebut. Gol tunggal Anthony Gordon memastikan kemenangan Newcastle, sekaligus menambah tekanan pada posisi Chelsea dalam perburuan tiket Liga Champions.
Dominasi Tanpa Produktivitas
Chelsea memulai pertandingan dengan permainan yang cukup menjanjikan. Wesley Fofana sempat mencoba sundulan dari situasi sepak pojok, sementara Reece James melakukan tembakan keras tak lama setelah meneken kontrak baru berdurasi enam tahun.
Cole Palmer juga mendapat peluang berkat umpan Malo Gusto, namun bola melenceng dari sasaran. Upaya lain datang dari Enzo Fernandez yang melepaskan tembakan keras, sayangnya justru mengenai rekannya sendiri.
Seperti yang kerap terjadi musim ini di kandang, peluang-peluang Chelsea gagal dikonversi menjadi gol. Dominasi penguasaan bola tidak diikuti efektivitas, sehingga tim kesulitan menembus pertahanan Newcastle.
Efektivitas Newcastle Menentukan Hasil
Newcastle justru menunjukkan efisiensi tinggi. Gol tunggal mereka lahir pada menit ke-18, memanfaatkan serangan pertama yang efektif.
Umpan panjang Tino Livramento membelah lini pertahanan Chelsea, memungkinkan Joe Willock berlari bebas di tengah lapangan sebelum mengelabui kiper Robert Sanchez. Willock kemudian mengoper ke Anthony Gordon, yang dengan tenang menuntaskan peluang ke gawang kosong. Gol tersebut menjadi satu-satunya ancaman besar Newcastle sepanjang laga.
Chelsea berupaya mengejar ketertinggalan, namun frustrasi mulai terlihat di tribun. Setiap tembakan yang diblok dan umpan silang yang gagal menciptakan ancaman menambah kekecewaan pendukung tuan rumah. Newcastle tetap mengancam melalui serangan balik cepat; Willock hampir menggandakan skor jika bukan karena penyelamatan penting Sanchez, sementara Aaron Ramsdale menepis upaya Palmer.
Kesempatan Chelsea Gagal Dimaksimalkan
Memasuki babak kedua, Chelsea kembali mendapat beberapa peluang. Liam Delap melepaskan tembakan dari jarak dekat namun melambung, sementara sundulan Trevoh Chalobah melebar di bawah tekanan Ramsdale.
Menjelang akhir laga, Reece James nyaris menyamakan skor lewat tendangan bebas, dan sundulan Joao Pedro hanya membentur mistar. Hingga peluit akhir berbunyi, gol penyeimbang tidak kunjung datang.
Kekalahan ini membuat Chelsea tertinggal tiga poin dari Aston Villa dan Manchester United dalam perebutan tiket Liga Champions, ditambah jumlah pertandingan mereka yang lebih banyak daripada pesaing.
