HomeBerita

Perusahaan Otomotif Rintisan Eks Eksekutif Volkswagen Terancam Kolaps

Startup mobil listrik mewah BeyonCa menghadapi krisis keuangan serius, ratusan karyawan dilaporkan belum menerima gaji.

Perusahaan Otomotif Rintisan Eks Eksekutif Volkswagen Terancam Kolaps
Perusahaan Otomotif Rintisan Eks Eksekutif Volkswagen Terancam Kolaps

bookieindonesia.com, Bandung Perusahaan otomotif rintisan yang didirikan oleh mantan petinggi Volkswagen Group kini dilaporkan tengah menghadapi kondisi finansial yang genting. Startup bernama BeyonCa tersebut disebut mengalami kesulitan likuiditas hingga berdampak pada keterlambatan pembayaran gaji karyawan.

Perusahaan yang bergerak di segmen kendaraan listrik premium ini didirikan pada 2021 oleh Soh Weiming dan Christian Klinger, keduanya merupakan mantan petinggi di Volkswagen.

Laporan dari CarNewsChina menyebutkan bahwa aktivitas operasional perusahaan diduga telah terhenti sepenuhnya. Informasi ini muncul setelah sejumlah karyawan mengirimkan surat terbuka kepada media di China pada 27 Maret 2026.

Dalam surat tersebut diungkapkan bahwa meskipun BeyonCa telah memperoleh dukungan investasi dari Renault dan Dongfeng Motor Corporation, kondisi keuangan perusahaan tetap tidak membaik. Bahkan, perusahaan disebut belum memberikan kejelasan terkait status operasional maupun kemungkinan kebangkrutan.

Akibat situasi ini, ratusan pekerja beserta keluarga mereka mengalami tekanan ekonomi karena belum menerima gaji. Para karyawan juga mengaku tidak mendapatkan pemberitahuan resmi ataupun solusi dari pihak manajemen.

Selain gaji yang tertunda, sejumlah kewajiban lain seperti pembayaran jaminan sosial dan dana pensiun perumahan juga dilaporkan belum dipenuhi. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan terkait masalah tersebut.

Para karyawan pun telah menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya pelunasan seluruh gaji yang belum dibayarkan, pembayaran iuran jaminan sosial dan dana pensiun, penggantian biaya pribadi, kompensasi, serta kejelasan sikap dari perusahaan dan para pemegang saham.

Saat pertama kali berdiri, BeyonCa menargetkan penjualan hingga 100 ribu unit kendaraan dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun. Bahkan pada Oktober 2023, perusahaan ini sempat menjalin kerja sama dengan investor dari Arab Saudi.

BeyonCa sebelumnya juga berencana memulai produksi massal mobil pertamanya pada 2024, yakni model coupe listrik GT Opus 1. Kendaraan tersebut memiliki panjang sekitar 5,2 meter dan dibekali baterai berkapasitas 130 kWh, dengan harga awal diperkirakan mencapai 1 juta yuan.

Exit mobile version