BooKieindonesia.com, Medan – Pertandingan final EFL Cup/Carabao Cup 2026 akan mempertemukan Arsenal dan Manchester City di Wembley Stadium, Minggu (22/3/2026) malam WIB. Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki sejarah dan kekuatan yang berbeda di kompetisi ini.
Sejak ditangani oleh Pep Guardiola pada 2016, Manchester City berkembang menjadi salah satu tim paling dominan, baik di Inggris maupun Eropa. Mereka sukses meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Premier League dan Liga Champions. Di ajang EFL Cup sendiri, City tampil sangat konsisten dengan koleksi empat trofi di era Guardiola.
Di sisi lain, Arsenal masih dalam proses membangun kembali kejayaan bersama Mikel Arteta sejak 2019. Hingga saat ini, trofi utama yang berhasil mereka raih hanyalah FA Cup musim 2019/2020 (di luar Community Shield).
Ambisi Arsenal Akhiri Puasa Gelar
Meski begitu, Arsenal datang ke final dengan motivasi tinggi untuk mengakhiri penantian panjang mereka di ajang ini. Terakhir kali The Gunners menjuarai EFL Cup terjadi pada tahun 1993. Setelah itu, mereka sudah tiga kali mencapai final, namun selalu gagal membawa pulang trofi.
Tantangan yang dihadapi kali ini tidak mudah. Manchester City dikenal sebagai tim paling dominan di kompetisi ini dalam satu dekade terakhir. Dalam periode 2013/2014 hingga 2020/2021, City berhasil mengamankan enam gelar, menegaskan status mereka sebagai penguasa turnamen.
Secara keseluruhan, City telah mengoleksi delapan trofi EFL Cup, menjadikannya tim dengan gelar terbanyak kedua setelah Liverpool. Sementara itu, Arsenal baru mengoleksi dua gelar sepanjang sejarah.
Rekor Pertemuan: Arsenal Lebih Unggul
Jika melihat catatan pertemuan, Arsenal memiliki keunggulan yang cukup signifikan. Dari total 214 laga, Arsenal meraih 101 kemenangan, sedangkan Manchester City mencatat 65 kemenangan dan 48 pertandingan berakhir imbang.
Pertemuan pertama kedua tim terjadi pada tahun 1893, saat Arsenal masih bernama Woolwich Arsenal dan City dikenal sebagai Ardwick. Sejak saat itu, duel keduanya berkembang menjadi salah satu rivalitas klasik di sepak bola Inggris.
Dalam era modern, Arsenal menunjukkan peningkatan performa. Salah satu hasil paling mencolok terjadi pada Februari 2025 ketika mereka menang telak 5-1 di Emirates Stadium, dengan kontribusi pemain muda seperti Myles Lewis-Skelly dan Ethan Nwaneri.
Di bawah Arteta, Arsenal juga beberapa kali mampu mengalahkan tim asuhan Guardiola, termasuk pada 2023 di ajang Community Shield dan Premier League. Namun, saat bermain di markas City, mereka sempat mengalami kesulitan sebelum akhirnya mampu mencuri hasil imbang tanpa gol pada 2024.
Meski Manchester City masih sangat kuat, terutama saat bermain di kandang, Arsenal terbukti mampu memberikan perlawanan serius. Bahkan dalam salah satu pertemuan terbaru, mereka berhasil menyamakan skor di menit akhir lewat gol Gabriel Martinelli, menunjukkan bahwa persaingan kedua tim masih sangat terbuka.
Lima Pertemuan Terakhir
- 21 September 2025: Arsenal 1-1 Manchester City
- 2 Februari 2025: Arsenal 5-1 Manchester City
- 22 September 2024: Manchester City 2-2 Arsenal
- 31 Maret 2024: Manchester City 0-0 Arsenal
- 8 Oktober 2023: Arsenal 1-0 Manchester City
