BooKieindonesia.com, Medan – Penyerang andalan Barcelona, Robert Lewandowski, memberikan tanggapan setelah timnya meraih kemenangan besar atas Newcastle United. Ia mengaku kurang puas dengan jumlah gol yang bersarang di gawang timnya, meskipun hasil akhir tetap memuaskan.
Pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA musim 2025/2026 berlangsung di Camp Nou pada dini hari tadi. Kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk lolos setelah pada leg pertama bermain imbang 1-1.
Laga berlangsung ketat sejak awal. Newcastle sempat memberikan perlawanan sengit hingga skor imbang 2-2. Namun momentum berubah ketika Lamine Yamal sukses mengeksekusi penalti menjelang akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Barcelona tampil dominan dengan menambahkan empat gol tambahan dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 7-2. Meski skor mencolok, Lewandowski tetap menyoroti kekurangan timnya.
Masih Soroti Lini Pertahanan
Dalam wawancara bersama TNT Sports, Lewandowski mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap performa lini belakang Barcelona yang dinilai melakukan kesalahan sehingga lawan bisa mencetak dua gol.
Meski demikian, ia tetap melihat sisi positif dari produktivitas timnya di lini depan.
“Kami melakukan beberapa kesalahan di pertahanan yang membuat lawan bisa mencetak gol dengan mudah. Tapi kami mampu mencetak tujuh gol, jadi tentu kami tetap bisa merasa puas dengan hasil ini,” ujarnya.
Tunjukkan Mentalitas Tim Besar
Lewandowski juga memberikan pujian kepada rekan-rekannya atas performa impresif melawan Newcastle. Menurutnya, tim asal Inggris tersebut bukan lawan yang mudah dikalahkan.
Ia menilai kemenangan besar ini menjadi bukti bahwa Barcelona memiliki kualitas dan mentalitas sebagai tim papan atas.
“Saya sangat senang dan bangga dengan performa tim hari ini,” tambah mantan pemain Bayern Munich tersebut.
Tantangan Berikutnya Menanti
Setelah memastikan tiket ke perempat final, Barcelona akan menghadapi sesama klub Spanyol, Atletico Madrid.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat sebelumnya Barcelona sempat tersingkir oleh tim asuhan Diego Simeone di ajang Copa del Rey. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi Barcelona untuk membalas kekalahan tersebut.
