bookieindonesia.com, Medan – Tim nasional St Kitts and Nevis menyatakan kesiapan penuh menghadapi tekanan suporter saat melawan Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam.
Pelatih Marcelo Augusto Silva Serrano menegaskan bahwa anak asuhnya tidak akan terintimidasi oleh atmosfer stadion yang dipenuhi puluhan ribu pendukung tuan rumah. Menurutnya, sejumlah pemain sudah terbiasa tampil di kompetisi Eropa dengan kapasitas stadion besar.
Ia menyebut pengalaman bermain di hadapan 20 ribu hingga 70 ribu penonton menjadi modal penting bagi timnya untuk tetap tenang menghadapi tekanan di Jakarta.
Berdasarkan data sensus terbaru, jumlah penduduk St Kitts & Nevis sekitar 54 ribu jiwa—lebih kecil dibandingkan kapasitas GBK yang mampu menampung hingga 77 ribu penonton. Meski begitu, hal tersebut tidak dianggap sebagai faktor penentu dalam pertandingan.
Pelatih asal Brasil itu juga menekankan bahwa pendekatan timnya tidak hanya berfokus pada statistik atau peringkat. Ia lebih menilai kualitas individu dan mental para pemain sebagai faktor utama.
Dalam peringkat FIFA, St Kitts & Nevis berada di posisi ke-154, sementara Indonesia menempati peringkat ke-121. Meski terpaut cukup jauh, Serrano tetap optimistis timnya mampu memberikan perlawanan sengit dengan persiapan dan mentalitas yang tepat.
Kepercayaan diri serupa juga disampaikan oleh pemain Julani Archibald. Ia menegaskan bahwa timnya datang dengan target meraih hasil maksimal dan tidak terpengaruh oleh besarnya dukungan publik tuan rumah.
Menurutnya, tim siap memberikan kejutan dalam pertandingan tersebut.
Pertandingan Indonesia kontra St Kitts & Nevis akan digelar pada Jumat (27/3) pukul 20.00 WIB. Tim yang keluar sebagai pemenang akan melaju untuk menghadapi pemenang laga antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon pada Senin (30/3).
