BooKieindonesia.com, Medan – Fermin Lopez menjadi sorotan setelah berbagi momen penting dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional. Gelandang Barcelona ini menceritakan kapan dirinya benar-benar yakin bisa hidup dari sepak bola.
Perjalanan Lopez menuju skuad utama Barcelona tidak terjadi secara instan. Ia sempat menjalani masa peminjaman sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan di tim utama. Momen penentu itu datang ketika ia kembali dari masa peminjaman dan mengikuti pramusim bersama tim senior, yang membuatnya percaya diri untuk menapaki karier profesional secara penuh.
Selain itu, Lopez juga membagikan cerita sederhana soal penggunaan gaji pertamanya, sekaligus menegaskan ambisinya untuk terus berkembang dan bertahan di Barcelona.
Momen Menyadari Bisa Hidup dari Sepak Bola
Lopez mengaku bahwa kesadaran menjadi pesepak bola profesional datang lebih lambat dibandingkan rekan-rekannya. Ia baru merasakan hal itu saat mengikuti pramusim bersama tim utama Barcelona.
Sebelumnya, Lopez menjalani peminjaman di Linares, yang menjadi bagian penting dari perkembangan kariernya. Pengalaman itu menjadi batu loncatan sebelum ia menembus tim utama Barcelona.
“Bagi saya, itu terjadi cukup baru, saat saya berusia 19 tahun dan menjalani pramusim bersama tim utama setelah kembali dari masa peminjaman di Linares. Ketika pramusim selesai, saya berkata, ini nyata,” ujar Lopez.
“Di situlah saya benar-benar menyadari bahwa saya bisa hidup dari sepak bola,” lanjutnya.
Gaji Pertama dan Pilihan Sederhana
Lopez mengungkap bahwa ia sudah mulai menerima penghasilan sejak masih berada di level junior, yang menjadi awal kemandirian finansialnya di dunia sepak bola.
Saat ditanya mengenai pembelian pertama dari gaji profesionalnya, jawabannya sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Tepat sekali, sebuah iPhone,” ungkapnya.
Tolak Tawaran Fantastis dari Arab Saudi
Lopez juga menanggapi kabar ketertarikan klub-klub Arab Saudi yang belakangan gencar memburu pemain top Eropa. Bahkan, ia sempat ditanya soal kemungkinan menerima tawaran fantastis senilai 50 juta euro per tahun.
Namun, gelandang Barcelona ini menegaskan bahwa uang bukanlah prioritas utamanya. Ia tetap menjadikan Barcelona sebagai tujuan utama dalam kariernya.
“Tidak. Itu tergantung pada masing-masing individu, tapi bagi saya, berada di Barcelona adalah tujuan utama. Itu adalah impian saya,” kata Lopez.
“Anda selalu menginginkan lebih, tentu saja, tapi saya merasa baik dengan kondisi saya saat ini,” lanjutnya.
