Bookieindonesia.com, Medan – Militer Iran mengumumkan bahwa mereka melancarkan serangan terhadap dua pangkalan militer Israel serta markas besar dinas intelijen domestik Shin Bet menggunakan drone tempur pada Kamis. Aksi ini terjadi ketika konflik antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel memasuki minggu ketiga.
Dalam pernyataannya, militer Iran menyebutkan, “Pangkalan Udara Palmachim dan Ovda serta markas Shin Bet menjadi sasaran drone dari Tentara Republik Islam Iran,” yang disiarkan oleh televisi pemerintah pada Kamis malam.
Hingga saat ini, pihak Israel belum memberikan pernyataan resmi mengenai serangan terhadap ketiga lokasi strategis tersebut.
Sebelumnya, militer Israel mengaku telah mendeteksi sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran. Alarm serangan udara terdengar di Yerusalem, disertai ledakan keras saat militer Israel berusaha mencegat rudal-rudal yang masuk.
Pada malam sebelumnya, peluncuran rudal dari Iran dan kelompok Hizbullah memaksa warga di beberapa wilayah Israel, termasuk Tel Aviv dan perbatasan utara dengan Lebanon, untuk berlindung. Israel menyatakan telah melakukan serangan udara balasan skala besar di wilayah Iran.
Sejak perang dimulai pada 28 Februari, setidaknya 13 orang di Israel dilaporkan tewas, sementara hampir 2.000 lainnya mengalami luka-luka, menurut data pejabat Israel.
