HomeBerita
Berita  

Kementerian ESDM Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG di Jalur Mudik Lampung Terjamin

Pemantauan langsung di pelabuhan hingga rest area menunjukkan pasokan energi tetap aman meski konsumsi meningkat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kementerian ESDM Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG di Jalur Mudik Lampung Terjamin
Kementerian ESDM Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG di Jalur Mudik Lampung Terjamin

bookieindonesia.com, Banjarmasin Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di jalur mudik wilayah Lampung berada dalam kondisi aman selama periode arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komite BPH Migas, Erika Retnowati, setelah melakukan peninjauan langsung di Pelabuhan Bakauheni serta sejumlah titik penting lainnya di Lampung pada Sabtu.

Dalam kunjungannya, tim Posko Nasional ESDM juga berkoordinasi dengan pihak ASDP guna memastikan distribusi BBM untuk kapal penyeberangan berjalan optimal. Hasil pemantauan menunjukkan proses pengisian bahan bakar berlangsung lancar tanpa hambatan. Meski demikian, Erika menilai kapasitas bunker di wilayah Merak masih perlu ditingkatkan untuk mendukung kebutuhan ke depan.

Selain pelabuhan, pengecekan juga dilakukan di SPBU yang berada di jalur Tol Trans Sumatera, tepatnya di rest area KM 87. Dari hasil pantauan, seluruh jenis BBM tersedia dalam jumlah mencukupi meskipun terjadi lonjakan konsumsi selama masa mudik.

Data menunjukkan bahwa penggunaan Pertamax meningkat hingga 50 persen, sementara Pertalite naik sekitar 30 persen. Di sisi lain, konsumsi solar mengalami penurunan, seiring dengan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama periode Lebaran.

Erika memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM. Ia menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan di SPBU, dan antrean kendaraan masih dalam kondisi normal.

Untuk LPG, pasokan di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) juga dilaporkan dalam kondisi stabil. Berbeda dengan BBM, konsumsi LPG di Lampung tidak mengalami peningkatan signifikan, yang diduga akibat tingginya mobilitas masyarakat keluar daerah selama mudik.

Secara nasional, ketahanan stok energi juga terjaga. Cadangan bensin diperkirakan cukup untuk 21 hari ke depan, Pertamina Dex lebih dari 40 hari, dan avtur sekitar 30 hari.

Dalam kesempatan tersebut, tim dari Kementerian ESDM bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel turut meninjau fasilitas “Serambi Pertamina” yang tersedia di pelabuhan. Fasilitas ini disediakan secara gratis bagi para pemudik, mencakup layanan kesehatan, kursi pijat, area bermain anak, hingga layanan pangkas rambut.

Exit mobile version