bookieindonesia.com, Padang Petinju asal Jepang, Tenshin Nasukawa, memastikan diri sebagai penantang wajib gelar juara dunia kelas bantam versi World Boxing Council setelah meraih kemenangan atas Juan Francisco Estrada. Duel tersebut berlangsung di Yoyogi Kokugikan, Jepang.
Menurut pernyataan resmi WBC, Nasukawa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan technical knockout (TKO) pada ronde kesembilan. Ia sukses menjatuhkan lawannya setelah melancarkan serangan bertubi-tubi yang tidak mampu dibalas secara efektif oleh Estrada.
Sejak awal laga, Nasukawa langsung mengambil inisiatif menyerang. Dengan kecepatan dan akurasi tinggi, ia mampu mengendalikan jarak serta menghindari serangan balik. Gaya bertarungnya yang lincah membuat Estrada kesulitan menemukan ritme permainan dan lebih sering berada dalam posisi bertahan.
Dominasi tersebut semakin terlihat ketika Nasukawa mulai mengombinasikan serangan ke arah kepala dan tubuh secara variatif. Teknik eksplosif yang ia miliki, hasil adaptasi dari latar belakang kickboxing, terbukti ampuh dalam menembus pertahanan lawan yang sarat pengalaman.
Meski begitu, Estrada sempat memberikan perlawanan sengit, terutama pada ronde keempat. Pengalaman bertanding di level tinggi membuatnya mampu menciptakan beberapa peluang lewat serangan balik berbahaya. Namun, keunggulan kecepatan dan mobilitas Nasukawa membuat usaha tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.
Memasuki ronde keenam, tekanan dari Nasukawa semakin meningkat. Serangan ke tubuh mulai memberikan dampak signifikan, perlahan menguras stamina Estrada. Tanda-tanda kelelahan mulai terlihat, dengan Estrada lebih sering terpojok dan kesulitan keluar dari tekanan.
Situasi tersebut terus berlanjut hingga ronde-ronde berikutnya. Nasukawa tampil semakin agresif, memanfaatkan celah demi celah yang muncul dari pertahanan lawannya. Kombinasi pukulan cepat dan presisi membuat respons Estrada semakin melambat.
Pada akhirnya, pertandingan dihentikan di ronde kesembilan setelah Estrada menerima rentetan pukulan tanpa perlawanan berarti. Demi alasan keselamatan, timnya memutuskan untuk tidak melanjutkan pertarungan ke ronde berikutnya.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Nasukawa sebagai rising star di kelas bantam. Di bawah naungan Teiken Promotions, ia kini semakin dekat dengan peluang merebut gelar dunia.
Perpindahannya dari kickboxing ke tinju profesional juga dinilai berjalan mulus. Hingga saat ini, ia masih mempertahankan rekor sempurna dengan delapan kemenangan, termasuk tiga di antaranya melalui KO.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi kemunduran bagi Estrada. Petinju berpengalaman tersebut harus mengubur ambisinya untuk kembali merebut gelar dunia, dengan catatan karier kini menjadi 44 kemenangan (28 KO) dan lima kekalahan.
